facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

✿ P U T R I K U S R Y A N T I ✿


Makalah Komunikasi dan Etika Profesi
“Hambatan berkarir dikantor”
Dosen
Windu Gata, Dr., M.Kom

OLEH:


           PUTRI KUSRIYANTI                                                  41815110138


UNIVERSITAS MERCUBUANA
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
JURUSAN SISTEM INFORMASI
JAKARTA 2018



A. Latar Belakang Masalah

Setiap manusia memiliki serangkaian kebutuhan yang harus dipenuhi baik itu kebutuhan fisik maupun psikologis. Untuk kebutuhan fisik seperti makan, minum, pakaian dan perumahan, kebutuhan ini akan terpenuhi apabila seseorang memiliki uang. Seseorang harus bekerja untuk memperoleh uang, walaupun uang bukan satu-satunya alasan mengapa orang bekerja. Menurut Pandji Anoraga (1992:11) “Seseorang bekerja karena ada sesuatu yang hendak dicapai, dan orang berharap bahwa aktivitas kerja yang dilakukan akan membawanya kepada suatu keadaan yang lebih memuaskan dari pada keadaan sebelumnya”. Sebelum seseorang bekerja seseorang harus memilih pekerjaan yang sesuai dengan dirinya.
Ketika kita dihadapkan dalam pemilihan karir, maka akan timbul pertanyaan-pertanyaan dalam diri, pekerjaan apa yang harus saya pilih. Apakah saya akam menjadi guru? Apakah saya akan menjadi wiraswasta? Apakah saya akan menjadi pengacara atau pilot? Dan banyak lagi pertanyaan- pertanyaan lain yang muncul. Menentukan suatu pilihan memang tidaklah mudah banyak hal yang harus diperhitungkan, begitupun dalam pemilihan karir.
Pemilihan karir merupakan suatu proses untuk memilih suatu pekerjaan tertentu. Seseorang akan mempertimbangkan beberapa pilihan pekerjaan yang didasarkan atas berbagai faktor diantaranya kesesuaian internal seperti minat,kemampuan, dan nilai-nilai, dukungan orang tua, pengaruh teman sebaya, dan lain-lain. Seiring proses pemilihan tersebut, ia akan melakukan eksplorasi terhadap diri sendiri, bidang studi, dan pekerjaan yang mungkin akan menjadi pilihannya. Proses ekplorasi akan memungkinkan seseorang mengenal dirinya meliputi minat, bakat, dan kemampuan yang dimilikinya. Proses eksplorasi juga memungkinkan dirinya untuk semakin mengenal dunia kerja dan hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan. Ia akan menentukan pilihannya, yaitu karir apa saja yang sesuai dengan dirinnya.
Memilih dan merencanakan karir merupakan salah satu tugas perkembangan pada masa remaja. Hakikat tugas perkembangan tujuan tugas ini adalah memilih suatu pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya dan mempersiapkan diri memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk memasuki pekerjaan tersebut. Dasar psikologis studi tentang minat remaja,  menunjukkan bahwa perencanaan dan persiapan pekerjaan merupakan minatnya yang pokok, baik remaja pria maupun wanita yang berusia 15-16 (Syamsu Yusuf LN, 2006:83).
Setiap proses atau tahap yang mengarah pada pemilihan karir yaitu pemilihan jurusan di sekolah akan berpengaruh pada pemilihan jurusan dan penentuan perguruan tinggi kelak, dan akan jadi apa kelak. Proses ini merupakan serangkaian proses untuk perencanaan masa depan terutama dalam bidang karir. Sehingga dapat dikatakan bahwa perencanaan karir tidak semata dalam pemilihan pekerjaan semata. Dapat dikatakan prosesnya cukup panjang.
Dapat dikatakan pola asuh orang tua mempunyai hubungan yang erat dengan pemilihan karir anak. Dalam hubungan orang tua dan anak, kadang anak mereka sering harus belajar menyesuaikan diri dengan aturan yang dibuat oleh orang tua. Ada tiga macam bentuk pengasuhan yang biasa digunakan oleh orang tua antara lain yaitu (1) pengasuhan otoriter, (2) pengasuhan demokratis, (3) pengasuhan Permissif.
Pola asuh yang berbeda-beda akan menghasilkan sikap, kepribadian dan perilaku yang berbeda-beda juga terutama dalam pengambilan keputusan. Ada anak yang bebas menentukan pilihannya sendiri ada pula yang selalu harus mengikuti keputusan orang tua hal ini tergantung pola asuh yang diterapkan orang tua. Siswa SMA berada pada masa remaja dimana mereka sudah harus mempersiapkan dan memilih karir untuk masa depannya.
Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Siti Jamilah (2005) mengenai hambatan-hambatan yang mempengaruhi ketepatan pilihan karir siswa. Hasil dari penelitian tersebut terdapat hambatan internal dan hambatan eksternal. Salah satu hambatan eksternal adalah orang tua dan presentasenya 79,1% yaitu pada katagori tinggi, artinya bahwa dalam pemilihan karir siswa orang tua kurang mendukung serta terlalu memaksakan keinginan atau hendaknya terhadap karir yang dipilih anaknya bahkan siswa tidak memiliki pilihan pekerjaan atau karir.
Penelitian lain yang dilakukan oleh Pudji Hartuti (2002) mengenai hubungan antara kesan anak tentang pola asuh orang tua, sikap sosial, minat karir, dan pilihan karir : pengujian teori Roe dalam konteks sosio-kultural Indonesia. Hasil penelitian didapat adanya hubungan positif secara signifikan tersebut adalah kesan anak tentang pola asuh orang tua dengan sikap sosial dan minat karir dengan pilihan karir.
Berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya dapat diketahui bahwa memang ada keterkaitan antara orang tua dengan pilihan karir anak. Terbukti ternyata orang tua menjadi salah satu hambatan eksternal dalam pemilihan karir anak. Penelitian yang lain kesan anak tentang pola asuh orang tua dengan sikap sosial dan minat karir dengan pilihan karir hasilnya adanya hubungan positif secara signifikan. Lebih lanjut peneliti ingin mengkhususkan melakuan penelitian mengenai pola asuh demokratis.
Pola asuh demokratis merupakan perpaduan antara pola asuh otoriter dan pola asuh Permissif. Pola asuh demokratis orang tua lebih hangat penuh kasih sayang. Orang tua juga lebih demokratis pada anak, anak lebih bisa menentukan pilihannya anak dilatih untuk bertanggung jawab namun orang tua tetap memberi pengawasan sehingga anak tidak di lepas  begitu  saja masih dalam batasan normatif. Orang tua demokratis lebih bisa merangsang anak untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, bebas memilih, bisa menyelesaikan tugas-tugas atau hal-hal yang dikehandaki, namun orang tua tetap mengarahkan.


B. Landasan Teori

Tujuan atau sasaran karir adalah “posisi atau jabatan tertentu yang dapat dicapai oleh seorang pegawai bila yang bersangkutan memenuhi semua persyaratan dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan jabatan tersebut.” Tujuan atau sasaran karir tidak otomatis tercapai bila seorang pegawai memenuhi syarat yang harus dipenuhi karena untuk menduduki suatu karir tertentu, kadang- kadang harus memenuhi syarat- syarat yang seringkali di luar kekuasaannya yaitu ada tidaknya lowongan jabatan yang dituju, ada tidaknya keputusan dan referensi dari pimpinan, dan ada tidaknya kandidat lain yang sama kualitasnya, semua itu dapat membatasi kemajuan karir seorang pegawai.
Dalam berkarir diperlukan adanya Managemen Karir.Managemen Karir sendiri adalah proses untuk membuat karyawan dapat memahami dan mengembangkan dengan lebih baik keahlian dan minat karir mereka dan untuk memanfaatkan keahlian da minat ini dengan cara yang paling efektif.Manajemen karir individu sebagai manajemen karir yang dilakukan secara individu dengan tujuan menetapkan perencanaan da perkembangan karirnya selanjutnya
Manajemen karir adalah proses dimana organisasi mencoba untuk menyesuaikan minat karir individual dan kemampuan organisasi untuk merekrut karyawan (Gutteridge, 1976).
Manfaat  Perencanaan Karir
Pengembangan karier memberikan petunjuk tentang siapa diantara para pekerja yang wajar dan pantas untuk dipromosikan di masa depan dan dengan demikian suplai intenal melalui karyawan dari dalam perusahaan dapat lebih tejamun. Berarti organisasi tidak selalu harus mencari tenaga kerja dari luar organisasi untuk mengisi lowongan yang terjadi karena berbagai hal seperti adanya pekerja yang berhenti, diberhentikan memasuki usia pensiun atau meninggal dunia.Perhatian yang lebih besar dari bagian kepegawaian terhadap pengembangan karier para anggota organisasi meumbuhkan loyalitas yang lebih tinggi dan komitmen organisasional yang lebih besar di kalangan pegawai. Sika demikian pada umumnya mengakibatkan keinginan pindah ke organisasi berusaha memelihara kepentingan dan memuaskan kebutuhan para anggotanya.
Telah umum dimaklumi bahwa dalam diri setiap orang masih terdapat kemampuan yang belum digunakan secara optimal sehingga perlu dikembangkan agar berubah sifatnya dari optimal sehingga perlu dikembangkan agar berubah sifatnya dari potensi menjadi kekuatan nyata. Dengan adanya sasaran karier yang jelas para pegawai terdorong untuk mengembangkan potensi tersebut untuk kemudian dibuktikan dalam pelaksanaan pekerjaan dengan lebih efektif dan produktif dibarengi oleh perilaku positif sehingga organisasi semakin mapu mencapai berbagai tujuan dan sasarannya, dan para pegawai pun mencapai tingkat kepuasan yang lebih tinggi
Perencanaan karier mendorong para pekerja untuk bertumbuh dan berkembang, tidak hanya secara mental intelektual, akan tetapi juga dalam arti profesional.
Perencanaan karir adalah suatu proses yang digunakan seseorang untuk memilih tujuan karir dan jalur karir untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Sebagai suatu proses yang bertujuan untuk meD. nyesuaikan tujuan karir da kemampuan untuk mengisinya secara sistematis.
Langkah-langkah perencanaan karir :
• Menilai diri sendiri
• Menetapkan tujuan karir
• menyiapkan rencana-rencana kegiatan untuk mencapai tujuan karir
• melaksanakan rencana-rencana
Proses Managemen Karir
TAHAP 1 : Career Exploration
Didasarkan pada tingkat exploration behavior dikembangkan oleh vocational psychologist. Exploraion behavior mental atau fisik aktifitas seseorang. Dalam hal ini diperlukan diperlukan informasi mengenai individu tersebut dalam lingkungan. Informasi digunakan untuk pengembangkan individu dan accupational concept.
TAHAP 2 : Development of Career Goal
Menurut goal setting theory, tujuan aka mempengaruhi perilaku melalui direct attentions, stimulating effort, serta facilitating the development strategies (Loke dan Lartham) kemampuan dan keahlian lewat pengalaman kerja. Jadi kemajuan karir diperoleh dalam pengabdian
TAHAP 3 : Political System
Terutama pada perusahaan yang quasimatrix, seperti perusahaan telekomunikasi, akuntansi dan projek-projek kompleks yang ada dalam organisasi. Oleh James Rosenbaum disebut sebagai metode allokasi turnamen.yakni bersaing untuk memperebutkan kesempatan.
Pedoman Dalam Managemen Karir
• Hindarkan Kejutan Realitias
• Berikan pekerjaan awal yang menantang
• Berikan tinjauan pekerjaan yang realistis dalam perekrutan
• bersikap menuntut
• adakan rotasi pekerjaan da pelacakan pekerjaan
• tingkatka penilaian prestasi yag berorientasi pada karir
• dorongan aktifitas perencanaan karir


C. Pembahasan

Perencanaan karir  merupakan proses  yang disengaja  di mana  dengan melaluinya  seseorang menjadi  sadar  akan  atribut-atribut yang  berhubungan dengan karir  personal  dan  serangkaian  langkah  sepanjang  hidup memberikan sumbangan pemenuhan karir. Tanpa adanya sebuah proses yang dipersiapkan dengan matang, seseorang kemungkinan akan gagal untuk mencapai karirnya kecuali orang tersebut adalah yang bejo. Menurut kami, berikut adalah beberapa hal yang mempengaruhi tercapainya karir yang kita citakan:
1.Pemahaman Diri
Dalam menentukan karir, kita harus mengetahui keadaan diri kita sendiri. Dalam memahami diri, banyak penjelasan yang dapat digali mengenai diri kita, seperti kelebihan dan kekurangan kita , kepribadian, kebutuhan-kebutuhan pokok, cara hidup yang kita inginkan, minat dan bakat, cita-cita dan harapan kita kedepan, serta apa saja yang penting bagi kita. Semakin paham akan diri kita sendiri, maka potensi kita untuk mencapai karir yang kita citakan akan mudah kita dapatkan.
2.Bakat, Kemampuan, dan Potensi
Bakat adalah kemampuan yang terus diasah atau suatu ihwal yang dibawa sejak lahir. Kemampuan adalah suatu kecakapan yang diperoleh setelah memperoleh pengalaman atau pelajaran. Potensi adalah semua kekuatan atau kecakapan yang dimiliki baik itu di bawa sejak lahir maupun yang diperoleh dari pengalaman dan pelajaran. Setiap manusia dilahirkan ke dunia ini dilengkapi dengan bakat/kemampuan yang melekat padanya. Semakin memahami bakat, kemampuan dan potensi yang kita miliki maka akan semakin tepat dan mudah kita dalam mencapai karir yang kita citakan. Semakin tepat kita meletakan posisi sesuai kemampuan kita, maka proses yang kita hadapi untuk menunjang karir akan semakin mudah.
3.Minat
Minat merupakan rasa tertarik kita pada sesuatu yang disebabkan beberapa faktor. Minat seseorang berhubungan dengan senang atau tidaknya terhadap suatu bidang tertentu. Setiap orang yang mempunyai minat yang berbeda, walaupun diantaranya ada juga yang sama. Minat  muncul berdasarkan bakat yang ada. Dengan kata lain apabila seseorang mempunyai bakat dibidang seni lukis, maka ia berminat untuk mengikuti les lukis. Selain itu, minat juga dapat muncul karena ada pengaruh dari luar. Minat seseorang bisa berubah karena adanya pengaruh dari luar seperti lingkungan dan kebutuhan. Berdasarkan ketentuan diatas tentang minat, maka diharapkan minat yang didasari oleh bakat, kemudian dikembangkan secara maksimal dan ditunjang oleh fasilitas yang diharapkan dapat mencapai hasil yang maksimal.
Meskipun kita telah meluruskan hal-hal yang mempengaruhi karis seperti  yang telah dipaparkan diatas, tentunya dalam prosesnya akan terdapat banyak hambatan. Salah satu hambatan yang memiliki porsi besar dalam menggapai karir adalah hambatan dari diri kita sendiri. Hambatan dari faktor kemampuan diri adalah salah satu faktornya. Faktor kemampuan diri antara lain keadaan fisik, kemampuan/kecakapan atau kecerdasan (IQ), keterampilan, bakat, minat dan keterbatasan diri yang merupakan faktor penghambat utama sehingga sebaiknya dalam menentukan cita-cita harus disesuaikan dengan keadaan fisik kita. Selain itu, kadangkala kita juga tersandung oleh prasangka. Prasangka merupakan anggapan pada sesuatu yang tidak benar. Prasangka sering menghambat kita dalam pergaulan, seperti diketahui bahwa sifat setiap orang berbeda, begitu juga dengan sifat setiap suku bangsa. Prasangka yang pernah dialami pasti akan menimbulkan hambatan. Dengan mengetahui bahwa prasangka itu menimbulkan hambatan maka setiap orang akan berusaha mengatasinya. Selain hambatan dari dalam diri, ada juga hambatan yang timbul dari faktor lingkungan. Hambatan yang berasal dari faktor lingkungan yaitu keinginan orang tua, keadaan sosial, pendapat orang tua atau teman, pendapat masyarakat dan tingkat pendidikan masyarakat.
Dari beberpapa hambatan baik yang berasal dari diri sendiri maupun dari lingkungan luar, kami maka diperlukan cara untuk mengatasi hambatan tersebut.
1.Melakukan apa yang kita dapat lakukan.
Dengan melakukan hal sesuai dengan kemampuan kita dan tidak muluk-muluk pada cita-cita yang jauh dari beberapa factor pendukung pencapaian karir, maka karir kita akan berjalan dengan baik waktu demi waktu.
2.Bersabar
Keberhasilan tidak pernah datang secara instan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk melatih kesabaran diri sekaligus mematangkan mental kita dalam menghadapi kegagalan.
3.Percaya pada kemampuan diri
Semakin percaya dengan kemampuan yang kita miliki maka akan diri kita akan termotivasi tersendiri untuk menunjang karir dengan baik. Pada dasarnya, orang yang merasa ragu pasti pada akhirnya akan mengalami kegagalan.
4.Selalu berfikir positif
Dengan selalu berfikir positif, maka kira tidak akan ragu dengan jalan yang kita telusuri.
5.Fokus dengan karir yang kita citakan
Fokus adalah salah satu hal yang krusial bagi kita yang sedang dalam proses pencapaian cita-cita. Dengan selalu fokus terhadap yang kita citakan, maka masalah yang selalu membisiki kita dalam beraktifitas tidak akan mempengaruhi tercapainya karir.
Mengatasi Hambatan-hambatan Internal
Untuk mencapai suatu tujuan, entah itu sukses dalam karir atau pekerjaan, studi, atau apapun itu, tidak tertutup kemungkinan kita akan menghadapi berbagai hambatan atau kesulitan, yang berasal dari eksternal maupun internal (psikologis). Hambatan yang kedua inilah
yang terkadang justru lebih sulit diatasi, atau bahkan sulit dikenali. Kita sering konflik dengan diri sendiri. Atau muncul keraguan bahkan pikiran-pikiran negatif yang membuat kita tidak berani melangkah.
Karena itu, agar langkah kita semakin mantap dalam mencapai cita-cita ataupun tujuan kita, terlebih dahulu atasi hambatan-hambatan internal seperti berikut ini:
1.Rasa takut
Rasa takut bisa bermacam-macam. Takut ditolak, takut gagal, atau rasa takut yang tidak jelas, hanya sekedar takut. Jika Anda percaya bahwa Anda harus melakukan sesuatu secara sempurna atau tidak melakukan sama sekali, Anda akan memberikan tekanan yang besar pada diri Anda. Dengan kata lain, ketika Anda tidak merasa yakin Anda mampu mendapatkan yang terbaik dalam hal yang Anda lakukan, lebih baik Anda tidak melakukannya. Pemikiran seperti ini yang akan membuat Anda tidak bisa mencapai kesuksesan, karena Anda tidak memberi kesempatan kepada diri sendiri untuk sukses.
Untuk mengatasi rasa takut, mulailah dengan mengakui, ada rasa takut dalam diri Anda. Selama rasa takut itu ada di dalam alam bawah sadar Anda, rasa takut itu mempunyai kekuatan untuk melumpuhkan Anda. Kenali sumber-sumber keresahan Anda secara sadar, dengan begitu kekuatannya akan berkurang. Cobalah untuk berbicara dari hati ke hati dengan seorang teman, keluarga, ataupun terapis yang mengetahui bagaimana cara mengatasi hambatan emosionalnya sendiri.

2.Pikiran negatif
Pikiran Anda sendiri yang menyakitkan bisa menghambat Anda. Kita sering mengirimkan begitu banyak pesan negatif pada diri sendiri, seperti "Saya kurang pandai", "Saya tidak pernah bisa membuat keputusan yang baik" dan sebagainya. Nah, mulailah amati pikiran- pikiran negatif Anda dan tulis di buku catatan. Mintalah teman-teman dan kolega Anda untuk membahas setiap komentar kritis yang Anda buat tentang diri Anda sendiri untuk membantu Anda menjadi lebih sadar terhadap hal itu. Lalu analisa pesan-pesan tersebut. Apakah pesan itu benar adanya. Dengan memahami pesan-pesan tersebut, Anda akan mulai mengubah cara Anda berpikir dan bertindak.
Berikutnya, ketika Anda gagal, jangan mencaci maki diri Anda sendiri. Lebih baik pikirkan penjelasan lain. Yang terpenting, ingatkan diri Anda bahwa untuk berubah diperlukan keberanian dan kegigihan. Dan bahwa Anda berani sekalipun hanya mencoba.

3.Rasa kewalahan
Atasi setiap tugas besar selangkah demi selangkah. Jangan biarkan kesulitan atau kebesaran itu mengintimidasi Anda. Dengan membagi tugas besar tersebut menjadi bagian-bagian kecil yang bisa diselesaikan, akan mendatangkan beberapa kesuksesan. Dan Anda akan tergerak untuk bergerak maju.

4.Kebiasaan menunda
Menunda pekerjaan atau tugas adalah hambatan sukses terbesar dalam bidang apa saja. Dan Anda mungkin harus membayar mahal untuk akibat yang ditimbulkannya. Rasa takut mengerjakan suatu tugas menghabiskan lebih banyak waktu dan energi dibandingkan yang digunakan untuk menyelesaikan tugas itu.Cobalah atur waktu Anda, dan cobalah untuk mengerjakannya secara nonstop untuk menyelesaikannya. Di akhir jam yang ditentukan Anda sudah melakukan kemajuan. Gunakan energi Anda untuk membakar hasrat dan keinginan untuk terus bergerak maju untuk memenuhi impian.

5.Kurang fokus
Kita mudah tergelincir jika tujuan yang akan dicapai adalah beberapa bulan atau tahun yang akan datang. Oleh karena itu, ingatkan diri Anda akan tujuan Anda setiap hari. Dan lakukan setiap hari, bila tidak memungkinkan lakukan setiap minggu. Dengan cara ini, Anda akan tetap termotivasi dan membantu Anda mengatasi masalah atau kesulitan yang Anda hadapi sepanjang jalan yang Anda lalui. Saat Anda mencoba untuk mempelajari sesuatu hal baru,coba duduk dan bayangkan bagaimana kehidupan Anda pada tahun- tahun mendatang.
Penting juga untuk mengevaluasi ulang tujuan-tujuan Anda secara periodik. Adakalanya perjuangan keras Anda untuk bisa mencapai tujuan Anda kemungkinan tidak sesuai dengan rencana yang sudah Anda susun. Jika Anda ingin mengubahnya, jangan anggap itu sebagai menyerah kalah. Tapi sebagai bukti pertumbuhan pribadi Anda. Lalu persiapkan diri untuk mencapai tujuan baru yang lebih tepat atau cocok untuk Anda.

Sikap Menghadapi Kegagalan
Sering kali kita membayangkan dunia sekitar kita begitu sangat menakutkan. Kemudian imanijasi rasa takut itu menyebabkan diri kita defensif dan mengalami kegagalan. Bahkan kita meragukan keberhasilan kita. Dan keberhasilan yang pernah kita buat akan terlupakan. Pikiran tersebutlah yang akan mendukung kita akan mengalami kegagalan, dan juga akan memenuhi ramalan negatif diri kita.
Namun bila kita percaya diri kita akan jauh dari kegagalan. Dan bila kita menciptakan pengalaman yang positif dalam ingatan kita , maka kita akan dapat meningkatkan citra diri. Dengan cara ini, rasa takut yang menghantui kita akan memudar dan keyakinan diri akan semakin kuat.
Bila kita sanggup berhadapan dengan rasa takut, kita dapat membangun citra diri yang lebih kuat. Identitas diri akan berkembang sejalan dengan pertumbuhan pribadi dan kemampuan untuk mencapai sesuatu.
Berikut sikap lain dalam menghadapi kegagalan :
1.Mempunyai mental yang kuat ( positif atau negatif ) 
Menggambarkan kepada kita bagaimana sikap mental dapat membuat perbedaan. Saat orang lain mengalami kegagalan atau kehancuran orang yang mememiliki sikap mental positip akan mampu bertahan menjadi lebih baik, dan berhasil mencapai sukses.
Tidak ada jalan yang rata dan mudah untuk mencapai sukses yang sejati. Sukses yang sejati hanya dapat dicapai setelah kita melalui berbagai rintangan, kesulitan, bahkan kegagalan-kegagalan yang kesemuanya harus kita hadapi dengan sikap mental positif.
Saat menghadapi kesulitan, tak perluh kita buang waktu untuk mengeluh, hadapi dengan sikap mental pantang menyerah. Saat menghadapi kegagalan tak perlu kita buang waktu untuk menyesalinya, bangkit dan hadapi dengan sikap mental pasti bisa. Saat mendapat teguran atau hinaan tak perlu kita buang waktu untuk marah atau sakit hati, jadikan teguran atau hinaan ini sebagai pendorong untuk membuktikan bahwa kita mampu bekerja dengan lebih baik, bahkan menjadi yang terbaik.
Sikap mental negatif. Yang terpikir dalam benak “ Celaka benar nasibku ini. Habislah sudah hidupku.” Teguran ini menjadi beban baginya. Sikap mental positif yang terpikir dalam benak, “ Saya harus mengatasi segala kegagalan ini, dan membuktikan bahwa saya mampu dengan labih baik.” Teguran itu dijadikannya sebagai cambuk untuk menjalani roda kehidupan.
2.Mempunyai iman yang kuat
Kita harus mempunyai imam kepada Allah. Bila kita punya iman, maka hal negatif akan jauh dari kita, sebagai dampak dari menghadapi kegagalan itu, sehingga kita dapat mempunyai rasa untuk bangkit kembali dari keterpurukan.
3.Mempunyai rasa tanggung jawab pada diri kita sendiri
“ Saya harus kuat dan mampu bertahan agar dapat keluar dari penjara ini dalam keadaan hidup, karena ada tugas besar yang menanti.” “ Saya tidak akan sanggup menahan siksaan seberat ini terus menerus.“
Akibatnya dari pemikiran mereka itu beberapa bulan kemudian banyak dari mereka yang mengalami gangguan jiwa, kematian, dan tersiksa batin.

Ciptakan Berbagai Skenario
Jalan menuju sukses akan terasa kurang menekan jiwa, jika kita memutuskan bahwa kegagalan hanyalah suatu pengalaman yang akan menghantarkan kita untuk mencoba berusaha lagi dengan pendekatan yang berbeda.
Setiap dari kita pastilah mempunyai cita-cita yang tinggi, namun kita tetap menghadapi dengan realitas yang tidak sepenuhnya mendukung dan mungkin sering menderita akan kegagalan dan penolakan dari orang lain. Meskipun tekad kita memaksa diri untuk tetap gigih berusaha namun citra diri kita bisa memudar akibat kelelahan dan sikap sinis orang lain.
Dalam perjalanannya, sering kali kita mengalami saat penuh amarah, stress, depresi, sebelum akhirnya kita berhasil mencapai tujuan.
Segala sesuatu yang terjadi memiliki hikmah. Orang yang dapat mengambil pelajaran adalah orang yang memiliki keteguhan dan kepercayaan diri untuk menjalani hidup masa depan yang lebih baik.
Kita tidak boleh mengijinkan kegelisahan, umpan balik negatif dan stress mendorong kita untuk melakukan kompromi dengan aspirasi kita. Apabila kita kecewa kita harus tetap berpegang teguh pada tujuan kita, sementara kita mengkaji kenyataan yang kita hadapi.
Jika kita menerima gagasan ini maka kita menumbuhkan semangat yang berbeda serta mencari berbagai strategi lain menuju tujuan.
Tekad kita akan makin teguh dan kita tidak akan mudah kecewa atau marah akibat peristiwa yang dihadapi.
Pengalaman yang negatif tidak akan membingungkan kita, jika kita dapat mengantisipasinya sebagai bagian yang wajar dari suatu proses menuju keberhasilan. Ada 1001 cara jalan menuju Roma, demikian pepatah mengatakan. Demikian juga untuk mencapai, bisa dengan cara A Apabila cara A tidak bisa di lakukan, kita punya cara B. Jika cara B juga sulit, kita punya cara C. Semakin banyak cara, kita telah mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi untuk mencapai tujuan.
Bertahan dengan Sikap Optimis
Dalam menjalani hidup ini tidak selamanya lancar, dan terkadang hasil yang kita harapkan, tidak seperti yang kita inginkan. Bila kita mendapatkan hasil seperti yang kita harapkan, janganlah senang dulu.
Karena setiap sesuatu yang kita jalani akan ada kelanjutan dan dampaknya. Dan bila kita mendapatkan hasil, tidak seperti yang diharapakan, kita tidak boleh larut dalam kesedihan, kekecewaan, kekesalan, dan stress, tetapi kita harus yakin bahwa dengan usaha yang benar, ulet dan sunggguh-sungguh akan terbuka jalan lebar untuk memperlancar usaha kita mencapai apa yang diinginkan.
Kita dapat melihat sekitar kita yang mengalami kegagalan dalam hidupnya. Kita perhatikan ada yang menjadi negatif tapi ada juga akan menjadi positif. Bila kita menemukkan yang positif kita dapat mencontohnya dan dapat menjadi acuan kita bila suatu saat kita menghadapai masalah yang sama dengannya. Namun bila kita menemukan yang negatif, janganlah kita mengikutinya. Namun janganlah juga langsung memvonis mereka. Karena dibalik hal negatif tersebut mereka punya alasan yang khusus.
Ingatlah bahwa porsi masalah yang kita hadapi tidaklah sama. Dan juga porsi dari ketahanan mental setiap individu tidaklah sama. Mungkin pernah dikatakana bila orang pintar maka mereka tidak akan terhambat dan mengalami kegagalan dalam hidup kita. Hal itu salah besar, karena kepintaran menjamin kita akan berhasil dalam hidup.
Kita memang harus bersikap optimis, namun janganlah terlalu berlebihan, karena roda kehidupan selalu berjalan. Adakalanya kita berada di atas , ada kalanya juga kita berada di bawah.
Bangkit Kembali dan Lakukan yang Terbaik
Tidak ada hal yang sangat luar biasa dalam kesuksesan seorang manusia. Banyak cara dan jalan yang dapat ditempuh untuk menempa potensi diri hingga titik maksimum. Harus menjadi prioritas dan dibangun dengan landasan hormat terhadapa indivudu. Kemitmen terhadap keunggulan dan ponolakan total terhadap keadaan yang tanggung dan setengah-setengah.
Waktu terus berjalan mengiringi kehidupan manusia malaju dari satu masa ke masa berikutnya. Menghadapi perubahan demi perubahan. Seiring dengan perjalanan waktu, selayaknya kita melakukan keanekaragaman aktivitas yang terbaik dalam menghadapi berbagai perubahan.
Pelajaran yang dapat diambil dari salah satu pengalaman sekitar kita, bahwa mengerahkan segala sesuatu yang terbaik tidak selalu berarti melakukan sesuatu yang paling kita mampu, dan tidak pernah berhenti melakukan lebih dari yang kita bisa. Hal yang paling penting adalah bagaimana memaksimalkan potensi yang demikian serta mengerjakan hal yang terbaik secara konsisten.

10 Langkah Perencanaan Karir Agar Masa Depan Sukses

Sukses dalam karir identik dengan kesejahteraan. Dibutuhkan pengetahuan dan perencanaan karir yang tepat di masa depan agar kita bisa meraih impian seperti yang kita inginkan. Hal ini merupakan sesuatu yang penting bagi karyawan. Dalam dunia kerja, ada perusahaan yang dengan senang hati memikirkan karier karyawannya dan ada pula perusahaan yang hanya menguras tenaga karyawan tanpa memikirkan masa depan mereka.
Sebagai karyawan, haruslah jeli dalam memilih perusahaan dan jika sudah terlanjur masuk ke perusahaan, maka bisa menganalisa lebih jauh apakah bertahan di perusahaan yang sama atau pindah jika tidak bisa memenuhi impian karir Anda. Jika pindah juga ada dua pilihan, mau pindah ke perusahaan lain atau memulai usaha sendiri. Keduanya punya konsekuensi masing-masing dan kita harus bisa menjalaninya dengan perencanaan yang baik pula.
Tidak semua orang paham bagaimana cara merencanakan karir yang baik. Mereka tahu ingin sukses berkarir namun kadang tak paham cara meraihnya. Untuk memudahkan perencanaan karir, berikut ini ulasan tentang 10 langkah yang dapat membantu Anda membuat dan meraih perencanaan karier yang bisa dijadikan panduan.
Masa depan adalah gambaran dari apa yang kita rencanakan dan akan lakukan nantinya. Oleh karena itu jangan berharap masa depan cerah jika saat ini tidak melakukan perencanaan yang baik. Berikut ini 10 langkah praktis yang bisa membantu menyusun masa depan yang cerah:

1. Menyusun Visi Mulai Sekarang yang Bisa Berawal dari Impian
Jika perusahaan punya visi dan misi, maka karyawan juga harus punya visi. Visi ini bisa berawal dari mimpi yang ingin diraih.  Merujuk pada ulasan Cambridge Dictionary, visi adalah pandangan masa depan (view of the future). Jadi jika ingin membuat visi maka harus bisa membayangkan diri   di masa mendatang, 5 sampai 10 tahun ke depan.
Jika masih bingung membuat visi, coba ikuti cara berikut ini:
Tanyakan kepada diri apa yang Anda inginkan di masa mendatang.
Bayangkan akan menjadi apa diri Anda beberapa tahun ke depan.
Jika masih susah membayangkan sampai 5 tahun atau 10 tahun, mulailah dengan visi 2 sampai 3 tahun.
Visi adalah panduan kemana harus melangkah kedepannya. Anda harus jeli dalam membuat visi, jangan seperti memilih pakaian yang akan digunakan hari ini yang bisa beganti-ganti pakaian. Visi harus spesifik, dan perlu mengujinya, apakah hal itu memang benar-benar yang Anda inginkan di masa mendatang. Visi bisa berganti namun jangan terlalu sering yang berakibat tidak fokus atau bahkan gagal meraihnya.

2. Mulai Mengenali Diri, Jangan Fokus pada Kelemahan, Pacu terus Kekuatan
Melihat kekuatan dan kelemahan ini tidaklah gampang. Kadang orang lain lebih paham tentang kita akibat ego kita terhadap keinginan yang bukan di bidang dimana kita berbakat. Untuk bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimiliki namun secara objektif bisa meminta pendapat dari beberapa teman dekat. Catatlah hal-hal yang mereka ungkap mengenai kekuatan dan kelemahan diri Anda.
Walaupun pendapat teman yang Anda mintai masukan tidak sesuai dengan keyakinan, tampung saja semuanya. Andalah yang harus mengambil peran lebih banyak untuk mengenal kekuatan dan kelemahan karena seharusnya Anda adalah orang yang paling mengerti diri.

3. Review Pencapaian Masa Lalu, Pacu Bidang yang Sudah Berhasil, Jangan Fokus pada Kegagalan
Dalam bekerja atau beraktifitas, jadikan keberhasilan demi keberhasilan sebagai sebuah kebiasaan yang membanggakan. Setiap ada kegagalan, evaluasi sejenak dan segera lupakan, namun jika punya keberhasilan, evaluasi menyeluruh agar bisa mengulanginya lagi di masa yang akan datang dengan lebih gemilang lagi.
Ada baiknya mencatat setiap penghargaan atau prestasi yang pernah diperoleh saat bekerja. Bisa aja catatan prestasi ini kelak bermanfaat saat mencari pekerjaan atau karir baru. Selain membuat resume atau CV lebih menarik, catatan prestasi juga berguna untuk perencanaan karir kedepannya.

4. Fokus dan Tingkatkan terus Keterampilan yang Dikuasai
Keterampilan biasanya sejalan dengan minat. Tak ada salahnya mencatat keterampilan yang Anda kuasai untuk merencanakan masa depan dengan lebih baik. Keterampilan tidak pelu banyak-banyak, yang penting ahli di satu bidang yang diminati, misalnya ketrampilan menulis untuk pekerjaan reporter, selain itu kemampuan  observasi, menginterview, menginvestigasi, menulis, mengedit, dan lain sebagainya.
Dengan mencatat dan mengetahui keterampilan yang dikuasai, kita dapat menyesuaikan jenis pekerjaan yang berhubungan dengan keterampilan tersebut.  Perencanaan karier juga lebih mudah dilakukan karena tidak terbatas dengan satu jenis pekerjaan saja.

5. Ikuti Passion karena Passion akan Menunjang Keterampilan sehingga Bisa Menjadi Profesional dalam Bekerja
Bekerja dengan passion akan membuat semakin produktif, karena dengan passion Anda akan rela berkorban apa saja termasuk uang, waktu dan tenaga. Passion akan memberikan kepuasan dan rasa bahagia yang tak bisa dibayar dengan apapun juga.
Contoh passion adalah misalnya Anda adalah seorang karyawan di perusahaan IT dan sangat tertarik di bilang teknologi komputer dan gadget, jika sudah punya passion di bidang tersebut, maka Anda akan rela mengembangkan minat di bidang itu sepulang kerja. Bisa jadi Anda akan menemukan ilmu-ilmu baru di bidang teknologi komputer.
Hal ini berkebalikan juga jika posisi Anda bekerja pada bidang yang tidak disukai. Daripada buang waktu percuma, ada baiknya mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion agar hasil kerja juga maksimal.

6. Cermat Membaca Tren dan Peluang Karir di Masa Depan
Perkembangan teknologi yang pesat seperti saat ini disadari atau tidak telah menutup beberapa pekerjaan sekaligus membuka kesempatan karir di bidang yang lainnya. Contohnya saja pekerjaan atau bidang yang terkait surat menyurat, fotografi dan sejenisnya. Sebagai gantinya kesempatan berkarya di bidang aplikasi android dan transaksi berbasis online terbuka lebar.
Kita harus jeli membaca tren masa depan ini. Jangan sampai kita menggeluti bidang yang ternyata kedepan sudah tidak ada lagi akibat tergilas kemajuan teknologi. Jika kita tak bisa memprediski tren masa depan, setidaknya kita bisa cepat adaptasi dan menyesuaikan keterampilan yang kita miliki dengan kondisi saat ini.

7. Membuat Career Path yang Terukur dengan Metode “SMART”
Metode SMART yaitu Specific, Measureable, Achievable, Realistic, dan Time-bound banyak digunakan dalam perencanaan karir karena lebih spesifik, dapat dicapai, realistis dan memiliki tenggat waktu dalam pencapaian tujuan.
Anda bisa memulai metode tersebut dengan menentukan apa yang akan dilakukan beberapa tahun ke depan. Bisa dimulai dengan perencanaan setiap tahunnya, setiap 6 bulan dan bahkan gol setiap bulannya. Jangan lupa untuk disiplin melakukan evaluasi, setidaknya evaluasi pencapaian setiap bulan atau setiap 6 bulan untuk meraih karier yang Anda idamkan.

8. Jalankan Rencana Karir yang sudah Dibuat dengan Disiplin dan Bertanggung Jawab
Banyak orang gagal karena tidak disiplin dalam menjalankan rencana yang sudah dibuat. Sebuah perencanaan yang matang dan detail tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya eksekusi. Metode SMART akan banyak membantu memberikan panduan bagaimana membuat sebuah perencanaan karir yang tepat.

9. Demi Menunjang Tujuan yang Ingin Diraih, Tingkatkan Terus Keterampilan dan Level Pendidikan
Tak jarang rencana karir yang ingin diraih membutuhkan ketrampilan yang memadai dan juga level pendidikan yang setara. Mau tidak mau Anda harus lakukan ini. Meningkatkan ketrampilan dan pendidikan juga bisa jadi media kita untuk memperluas wawasan, koneksi dan peluang karir atau bisnis yang lebih baik lagi kedepannya.

10. Lakukan Evaluasi Perencanaan Karir Secara Berkala, Bisa Triwulan, Semester atau Tahunan
Evaluasi rutin merupakan bagian penting dari sebuah perencanaan. Kegiatan evaluasi ini bertujuan untuk mengontrol dan memperbaiki hal-hal yang telah dilakukan apakah sesuai di jalur perencanaan karier atau menyimpang. Di sisi lain, evaluasi rutin terhadap perencanaan karier,  juga bisa dijadikan sebagai metode yang efektif untuk mencapai tujuan karir secara berkala.
Memahami Potensi diri dan Evaluasi Berkala Sebagai Kunci Masa Depan yang Cerah
Masa depan adalah seperti apa yang kita rencanakan. Dalam perencanaan karier, seringkali perlu meluangkan waktu untuk mengenal diri sendiri, dan melihat peluang di luar diri kita. Lebih awal dalam merencanakan karir akan lebih baik, syaratnya harus bertindak sesuai rencana dan mengevaluasinya secara rutin.



Daftar Pustaka 
Yahya , Zamharil dan Fitri Hidayati . 2015. ANALISIS PENGEMBANGAN KARIR KARYAWAN 
PADA PT. BFI FINANCE Tbk PEKANBARU. Diambil dari : http://download.portalgaruda.org/article.php?article=334595&val=7156&title=ANALISIS%20PENGE MBANGAN%20KARIR%20KARYAWAN%20%20PADA%20PT.%20BFI%20%20FINANCE%20T bk%20PEKANBARU  
Putri , Venicka . 2018. 13 Penyebab Konflik Di Tempat Kerja Dan Cara Mengatasinya.  Diambil dari
https://www.jadikaryawan.com/penyebab-konflik-di-tempat-kerja-dan-cara-mengatasi/ 
2012. PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIER Diambil dari : https://zukhrufarisma.wordpress.com/2012/05/18/perencanaan-dan-pengembangan-karier/




04 Juni 2018  (◕‿◕✿)
@kusriyanti.putri
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

A. Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:
Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
Akses informasi: contohnya web browsing

Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer

B. Protokol jaringan
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.
Protokol perlu diutamakan pada penggunaan standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer atau menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan pada komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari informasi untuk penyimpanan jangka panjang.
Protokol-protokol yang sering digunakan adalah:
1. Ethernet
Protokol Ethernet menggunakan metode kontrol akses media Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection untuk menentukan station mana yang dapat mentransmisikan data pada waktu tertentu melalui media yang digunakan. Dalam jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet, setiap komputer akan "mendengar" terlebih dahulu sebelum "berbicara", artinya mereka akan melihat kondisi jaringan apakah tidak ada komputer lain yang sedang mentransmisikan data. Jika tidak ada komputer yang sedang mentransmisikan data, maka setiap komputer yang mau mengirimkan data dapat mencoba untuk mengambil alih jaringan untuk mentransmisikan sinyal. Sehingga, dapat dikatakan bahwa jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet adalah jaringan yang dibuat berdasrkan basis First-Come, First-Served, daripada melimpahkan kontrol sinyal kepada Master Station seperti dalam teknologi jaringan lainnya.
Jika dua station hendak mencoba untuk mentransmisikan data pada waktu yang sama, maka kemungkinan akan terjadi collision (kolisi/tabrakan), yang akan mengakibatkan dua station tersebut menghentikan transmisi data, sebelum akhirnya mencoba untuk mengirimkannya lagi pada interval waktu yang acak (yang diukur dengan satuan milidetik). Semakin banyak station dalam sebuah jaringan Ethernet, akan mengakibatkan jumlah kolisi yang semakin besar pula dan kinerja jaringan pun akan menjadi buruk. Kinerja Ethernet yang seharusnya 10 Mbit/detik, jika dalam jaringan terpasang 100 node, umumnya hanya menghasilkan kinerja yang berkisar antara 40% hingga 55% dari bandwidth yang diharapkan (10 Mbit/detik). Salah satu cara untuk menghadapi masalah ini adalah dengan menggunakan Switch Ethernet untuk melakukan segmentasi terhadap jaringan Ethernet ke dalam beberapa collision domain.

2. Token Ring
Protokol Token Ring adalah sebuah cara akses jaringan berbasis teknologi ring yang pada awalnya dikembangkan dan diusulkan oleh Olaf Soderblum pada tahun 1969. Perusahaan IBM selanjutnya membeli hak cipta dari Token Ring dan memakai akses Token Ring dalam produk IBM pada tahun 1984. Elemen kunci dari desain Token Ring milik IBM ini adalah penggunaan konektor buatan IBM sendiri (proprietary), dengan menggunakan kabel twisted pair, dan memasang hub aktif yang berada di dalam sebuah jaringan komputer.
Spesifikasi asli dari standar Token Ring adalah kemampuan pengiriman data dengan kecepatan 4 megabit per detik (4 Mbps), dan kemudian ditingkatkan empat kali lipat, menjadi 16 megabit per detik. Pada jaringan topologi ring ini, semua node yang terhubung harus beroperasi pada kecepatan yang sama. Implementasi yang umum terjadi adalah dengan menggunakan ring 4 megabit per detik sebagai penghubung antar node, sementara ring 16 megabit per detik digunakan untuk backbone jaringan.
Dengan Token-Ring, peralatan network secara fisik terhubung dalam konfigurasi (topologi) ring di mana data dilewatkan dari devais/peralatan satu ke devais yang lain secara berurutan. Sebuah paket kontrol yang dikenal sebagai token akan berputar-putar dalam jaringan ring ini, dan dapat dipakai untuk pengiriman data. Devais yang ingin mentransmit data akan mengambil token, mengisinya dengan data yang akan dikirimkan dan kemudian token dikembalikan ke ring lagi. Devais penerima/tujuan akan mengambil token tersebut, lalu mengosongkan isinya dan akhirnya mengembalikan token ke pengirim lagi. Protokol semacam ini dapat mencegah terjadinya kolisi data (tumbukan antar pengiriman data) dan dapat menghasilkan performansi yang lebih baik, terutama pada penggunaan high-level bandwidth.

3. AppleTalk
Protokol Apple Talk adalah sebuah protokol jaringan yang dikembangkan khusus untuk jaringan yang terdiri atas komputer-komputer Apple Macintosh, yang mengizinkan para penggunanya untuk saling berbagi berkas dan printer agar dapat diakses oleh pengguna lainnya. AppleTalk merupakan teknologi yang sudah dianggap usang yang kini telah digantikan oleh Apple Open Transport, yang juga mendukung AppleTalk itu sendiri, protokol TCP/IP dan beberapa protokol jaringan lainnya.
AppleTalk adalah sebuah teknologi jaringan yang hanya mendukung hingga 254 node untuk tiap jaringan fisiknya. AppleTalk dapat berjalan di atas protokol LocalTalk, sebuah antarmuka serial RS-499/RS-422 yang terdapat di dalam komputer Apple Macintosh. Pada versi AppleTalk Phase II yang lebih baru, protokol yang didukung pun semakin luas, yakni EtherTalk (untuk konektivitas dengan Ethernet), TokenTalk (untuk konektivitas dengan Token Ring), dan FDDITalk (untuk konektivitas dengan FDDI).

4. FDDI (Fiber Distributed-Data Interface)
Protokol FDDI adalah standar komunikasi data menggunakan fiber optic pada LAN dengan panjang sampai 200 km.
Protokol FDDI berbasis pada protokol Token Ring. FDDI terdiri dari dua Token Ring, yang satu ring-nya berfungsi sebagai ring backup jika seandainya ada ring dari dua ring tersebut yang putus atau mengalami kegagalan dalam bekerja. Sebuah ring FDDI memiliki kecepatan 100 Mbps.

5. Asynchronous Transfer Mode (disingkat ATM)
Adalah protokol jaringan yang berbasis sel, yaitu paket-paket kecil yang berukuran tetap (48 byte data + 5 byte header). Protokol lain yang berbasis paket, seperti IP dan Ethernet, menggunakan satuan data paket yang berukuran tidak tetap.
Kata asynchronous pada ATM berarti transfer data dilakukan secara asinkron, yaitu masing pengirim dan penerima tidak harus memiliki pewaktu (clock) yang tersinkronisasi. Metode lainnya adalah transfer secara sinkron, yang disebut sebagai STM (Synchronous Transfer Mode).

C. Jenis Jaringan Komputer


Diagram Jaringan LAN
1. Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
Ø Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
Ø Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
Ø Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Ø Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

2. WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.

WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

3. Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

D. Perangkat Keras Jaringan Komputer
1. Server
Server adalah suatu unit komputer yang berfungsi untuk mentimpan informasi dan untuk mengelola suatu jaringan komputer dan melayani seluruh workstation dalam jaringan. Biasanya sumber daya dalam server digunakan bersama-sama oleh pemakai di workstation baik berupa printer, floppy disk, USB.
2. Workstation
Keseluruhan komputer dalam suatu jaringan yang terhubung ke file server dan memanfaatkan sumber daya yang ada di server disebut workstation. Sebuah workstation minimal mempunyai kartu jaringan, aplikasi jaringan, kabel untuk menghubungkan komputer lain.
3. Kabel
Dalam workstation akan berfungsi bila ada kabel yang menghubungkan komputer satu dengan komputer lain. Jenis kabel yang digunakan adalah:
Ø Kabel koaksial (Co-Cable)
Ø Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
Ø Kabel Fiber Optic
4. Network Interface Card (NIC) atau Kartu Jaringan
Kartu jaringan merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antar komputer.

E. Topologi Jaringan
Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 3 kategori utama seperti di bawah ini.
Ø Topologi bintang
Ø Topologi cincin
Ø Topologi bus
Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna.

1. Topologi bintang
Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Kelebihan
Ø Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
Ø Tingkat keamanan termasuk tinggi.
Ø Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
Ø Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah

Kekurangan
Ø Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.
Ø Penanganan
Ø Perlunya disiapkan node tengah cadangan.

2. Topologi BUS
Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.

Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).

3. Topologi Cincin
Topologi Cincin adalah topologi jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.

F. Model Koneksi Jaringan
1. P2P
Sistem jaringan model peer to peer memungkinkan seorang pengguna membagi sumber daya yang ada di komputernya, baik itu berupa file data, printer dan lainlain serta mengakses sumber daya yang terdapat pada komputer lain. Namun model ini tidak mempunyai sebuah file server atau sumber daya terpusat, sreluruh komputer mempunyai kemampuan yang sama untuk memakai sumber daya yang tersedia di jaringan. Model ini didesain untuk jaringan yang berskala kecil dan menengah.

2. Client Server
Jaringan client srver memungkinkan jaringan untuk mensentralisasi fungsi dan aplikasi kepada satu atau dua dedicated file server. Sebuah file server menjadi jantung dari keseluruhan sistem, memungkinkan untuk mengakses sumber daya dan menyediakan keamanan.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments



1. FDMA (Frequency Division Multiple Access)

Pengertian FDMA
FDMA adalah sistem multiple access yang menempatkan seorang pelanggan pada sebuah kanal berbentuk pita frekuensi (frequency band) komunikasi. Jika satu pita frekuensi dianggap sebagai satu jalan, maka FDMA merupakan teknik "satu pelanggan, satu jalan". Pada saat pelanggan A sedang menggunakan jalan itu, maka pelanggan lain tidak dapat menggunakan sebelum pelanggan A selesai. Jadi, kalau dalam waktu yang bersamaan ada 100 pelanggan yang ingin berkomunikasi dengan rekannya, maka sudah tentu diperlukan 100 pita frekuensi. Kalau setiap pita memerlukan lebar 30 Kilo Hertz (kHz) dan frekuensi yang digunakan berawal dari 890 Mega Hertz (MHz), maka:
Pita frekuensi kanal 1 mulai dari 890 MHz hingga 890,030 Mhz
Pita frekuensi kanal 2 mulai dari 890,030 MHz hingga 890,060 MHz
Pita frekuensi kanal 3 mulai dari 890,060 MHz hingga 890,090 MHzdan seterusnya.

Sedangkan lebar total seluruh pita yang digunakan adalah:
100 x 30.000 Hz = 3.000.000 Hz = 3 MHz.
Artinya, jika frekuensi yang digunakan mempunyai batas bawah 890 MHz, maka batas atasnya adalah 893 MHz.
Akan tetapi, frekuensi yang tersedia untuk komunikasi bergerak dibatasi oleh peraturan yang ada karena frekuensi-frekuensi lain pasti digunakan untuk jatah keperluan yang lain pula. Sementara jatah frekuensi yang ada pun harus dibagi antarpenyelenggara telepon seluler. Karena itu, untuk memperbanyak kapasitas dengan jumlah kanal yang terbatas, digunakan trik-trik tertentu sesuai dengan strategi si penyelenggara.
FDMA (Frequency Division Multiple Access) melakukan pembagian spectrum gelombang dalam beberapa kanal frekuensi. Setiap panggilan hubungan akan memperoleh kanal tersendiri. Metode FDMA paling tidak efisien dan umumnya digunakan pada jaringan analog seperti AMPS.
FDMA merupakan suatu teknik pengaksesan yang menggunakan frekkuensi sebagai media perantaranya. System ini digunakan BTS pada saat memancar/transmite dengan menggunakan frekuensi down link dan pada saat BTS menerima / receive dengan menggunakan frekuensi uplink. Penggunaan frekuensi downlink dan uplink diatur sedemikian rupa sehingga tidak saling menggangu frekuensi yang lainnya. Jika frekuensi ini tidak tepat pengaturannya maka antara satu BTS dengan BTS yang lain frekuensinya akan saling menganggu (interference) yang akan berakibat dengan kualitas suara yang kurang baik, drop call (komuniksai tiba-tiba putus), sulit melakukan panggilan atau tidak bias melakukan panggilan sama sekali.

Base Tranceiver Station (BTS)
Mengandung transceiver radio yang menangani sebuah cell dan hubungan dengan mobile station dan jumlahnya lebih banyak.
Untuk memahami FDMA, bisa dianalogikan tentang station radio mengirimkan sinyalnya pada frekuensi yang berbeda pada kanal yang tersedia kepada tiap-tiap pengguna ponsel. FDMA digunakan sebagian besar untuk transmisi analog. Saat untuk membawa informasi digital, FDMA sudah tidak efesien lagi.
Dalam FDMA frekuensi dibagi menjadi beberapa kanal frekuensi yang lebih sempit. Tiap pengguna akan mendapatkan kanal frekuensi yang berbeda untuk berkomunikasi secara bersamaan. Pengalokasian frekuensi pada FDMA bersipat eksklusif karena kanal frekuensi yang telah digunakan oleh seorang pengguna tidak dapat digunakan oleh pengguna yang lain. Antar kanal dipisahkan dengan bidang frkuensi yang lebih sempit lagi (guard band) untuk menghindari interverens antar kanal yang berdekatan (adjacent channel) agar dalam system kerja FDMA ada beberapa criteria yang dilakukan :
• menempatkan panggilan pada frekuensi yang berlainan (multiple carried frequency)
bisa digunakan untuk system selular analog (AMPS)
• FDMA akan membagi spectrum dalam kanal yang berbeda kemudian membagi bagian yang sama dalam sebuah bandwidth.
• FDMA membagi bandwidth menjadi 124 buah frekuensi pembawa (carrier frequency) yang masing-masing menjadi daerah fekuensi daerah selebar 200 kHz. Satu atau lebih frekuensi pembawa dialamatkan pada masing-masing BTS (base transceiver Station) yang tersedia.

Dalam system yang menggunakan frekuensi devisiion multiplex access ini frekuensi yang digunakan adalah berbeda-beda dengan sistem time division multiplex access pada sistem tersebut frekuensi sinyal yang digunakan adalah sama untuk menghindari adanya interfrensi pada saat pentransmisian sinyal maka sistem ini mentransmisikan sinyal dengan pengaturan waktu yang berbeda-beda namun frekuensi yang digunakan adalah sama.

Kelebihan dan Kekurangan FDMA
Beberapa kelemahan dari sistem frekuensi multiplex access adalah :
1. Pada saat pentransmisian sinyal jika antara BTS terdapat kanal yang sama maka akan terjadi interfrensi yang menyebabkan kerusakan sinyal, sulitnya melakukan panggilan. Dengan kata lain sistem ini dapat terjadi interfrensi dari sesama BTS yang berdekatan.
2. Daya tahan terhadap gangguan baik noise maupun jarak tempuh lebih lemah dari pada komunikasi yang telah menggunakan sistem digital.
3. Dalam komunikasi ini juga harus memperhatikan beberapa hal seperti: line of side dan topologi bumi sehingga sinyal dapat berjalan baik ke receiver.
4. Fleksibilitas rendah: kalau ada rekonfigurasi kapasitas (=lebarpita) modifikasi diperlukan diTXR dan RXR (untuk saluran tersebut, untuk saluran bertetangga, filter dan peralatan lain mungkin perlu diubah)
5. Kapasitas berkurang drastic sejalan dengan penambahan jumlah carrier akibat noise intermodulasi dan back-off.
6. Perlunya pemerataan daya tiap saluran di TXR untuk menghindari capture effect (harus real time mengantisipasi pelemahan akibat hujan, awan tebal, dsb)

Keuntungan
1. Sistem keseluruhan Sederhana: pengoperasian mudah, peralatan murah dan terbukti handal
2. Dimensioning stasiun bumi kecil


2. TDMA (Time division multiple access)

Pengertian TDMA
Berbeda dengan FDMA yang memberikan satu pita frekuensi untuk dipakai satu pelanggan, TDMA memberikan satu pita frekuensi untuk dipakai beberapa pelanggan. Jadi kanal-kanal komunikasi dirupakan dalam bentuk slot-slot waktu. Slot waktu adalah berapa lama seorang pelanggan mendapat giliran untuk memakai pita frekuensi. Satu slot waktu digunakan oleh satu pelanggan. Slot-slot waktu ini dibingkai dalam satu periode yang disebut satu frame. Jadi misalkan ada 10 pelanggan yang masing-masing adalah A, B, C, D, E, F, G, H, I, dan J, maka dalam satu frame terdapat 10 slot waktu yang merupakan giliran tiap pelanggan untuk menggunakan pita frekuensi yang sama.
Proses komunikasi multi-access dilakukan dengan menjalankan frame ini berulang- ulang sehingga akan muncul urutan giliran pemakaian saluran seperti: A-B-C-D-E-F-G-H-I-J-A-B-C-D- E-F-G-H-I-J-A-B-C-dan seterusnya. Tentu saja harus ada pembatasan jumlah pelanggan yang menggunakan satu pita frekuensi ini. Jika tidak dibatasi, periode frame akan terlalu panjang dan akibatnya timbul komunikasi terputus-putus yang mengganggu pembicaraan.
Karena sifatnya yang tidak kontinyu (tidak terjadi pemakaian pita frekuensi terus menerus oleh satu pelanggan dalam satu periode pembicaraan), maka teknik TDMA hanya dapat mengakomodasi data digital atau modulasi digital. Sehingga sinyal-sinyal analog yang akan dikirim, harus diubah menjadi format digital dahulu. Time division multiple access (TDMA) diperkenalkan oleh Asosiasi Industri Telekomunikasi (Telecommunications Industry Association, TIA) yang terakreditasi oleh American National Standards Institute (ANSI), adalah teknologi transmisi digital yang mengalokasikan slot waktu yang unik untuk setiap pengguna pada masing-masing saluran, dan menjadi salah satu metode utama yang digunakan oleh jaringan digital telepon seluler untuk menghubungkan panggilan telepon. Sinyal digital dari jaringan digital dihubungkan ke pengguna tertentu untuk berhubungan dengan sebuah kanal frekuensi digital tersendiri tanpa memutuskannya dengan mengalokasikan waktu. TDMA juga merupakan metode pengembangan dari FDMA yakni setiap kanal frekuensinya dibagi lagi dalam slot waktu sekitar 10 ms. Sistem ini juga didukung oleh berbagai macam pelayanan untuk pengguna terakhir seperti suara, data, faksimili, layanan pesan singkat (sms), dan pesan siaran.
Saat ini secara garis besar terdapat dua persaingan model sistem yang membagi pasar telepon seluler itu sendiri yaitu TDMA dan CDMA. Dan TDMA menjadi teknologi pilihan karena diadopsi oleh Eropa sebagai standar pada (Global System for Mobile Communications, GSM) dan Jepang dengan (Japanese Digital Cellular, JDC). Namun, pada generasi ke-tiga (3G) jaringan nirkabel, CDMA akan menjadi pilihan dibandingkan dengan TDMA.

Evolusi TDMA
• Jenis TDMA yang asli adalah IS–54, diperkenalkan pada 1998–1989 oleh TIA/CTIA (Telecommunications Industry Association). Merupakan penggabungan satu set fitur meliputi, persetujuan, ID nomor–panggilan, indikator penunggu pesan (MWI) dan privasi suara.
• IS–54B telah kadaluwarsa pada 1994 dengan memperkenalkan IS–136 yang tidak lama diikuti oleh perubahan A dan B.
• IS–136 kembali menjadi IS–54B dan bergabung dengan DCCH membuat fitur baru.
• IS–136A menaikkan IS–136 untuk menggambarkan layanan selular diantara pita frekuensi 800 MHz dan 1900 MHz. Diperkenalkan pengaktifan diluar-udara dan layanan program.
• IS–136B menyertakan perbandingan baru dari layanan meliputi SMS siaran, paket data, dan lain-lain.
Cara kerja
Setiap daerah layanan dalam sistem telepon seluler dibagi menjadi beberapa kolom. Setiap kolomnya digunakan kurang lebih satu hingga tujuh kali dari kanal-kanal yang tersedia. Kolom telepon digital merubah panggilan telepon menjadi digital sebelum berhubungan. Kolom ini menyediakan tempat yang besar dan dengan baik menaikkan kapasitas dari setiap kolom. TDMA mengambil setiap kanal dan membelahnya menjadi tiga kali celah. Setiap pembicaraan di telepon mendapat sinyal radio untuk satu hingga tiga kali, dan sistem tersebut secara cepat merubah dari satu telepon ke telepon yang lain. Hal ini diserahkan ke time-division multiplexing. Karena sinyal digital sangat ditekan, pergantian diantara tiga pembicaraan yang berbeda di telepon disempurnakan dengan tidak menghilangkan informasi . Hasilnya berupa sistem yang mempunyai tiga kali dari kapasitas sebuah sistem analog dan menggunakan kanal yang sama tanpa TDMA. Sebuah kolom yang menggunakan TDMA dapat menangani 168 penggilan yang tidak teratur secara menyeluruh. TDMA juga digunakan dalam GSM yang merupakan dasar dari PCS (Personal Communication Service). Dengan PCS, kanalnya dibagi menjadi delapan bagian. Pengoperasian TDMA membutuhkan kontrol outlink semua bagian pengatur yang berisi beberapa informasi kontrol. Pembawa outlink ini juga memiliki struktur bingkai yang menyediakan informasi waktu akurat untuk semua bagian pengontrol. Peralatan teleport sentral komputer VSAT mengatakan ke setiap situs slot waktu khusus untuk digunakan dalam struktur TDMA dan rencana informasi ini disiarkan ke semua bagian secara berkala. Rencana waktu ledakan mungkin sudah ditetapkan, sehingga setiap bagian mengalokasikan proporsi tertentu dari keseluruhan struktur waktu TDMA atau mungkin bersifat dinamis, dimana slot waktu yang ditempatkan, disesuaikan sebagai tanggapan terhadap kebutuhan lalu lintas setiap bagian.

Kelebihan TDMA dibanding teknologi telepon seluler lain

• TDMA didesain untuk digunakan di setiap lingkungan dan situasi, dari penggunaan tanpa kabel di daerah bisnis ke pengguna yang sering bepergian pada kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan (TOL).
• Keunggulan lain dari TDMA selain meningkatkan efisiensi hubungan, dibandingkan dengan teknologi seluler lain.
1. Dapat dengan mudah disesuaikan dengan transmisi data serta komunikasi suara. TDMA menawarkan kemampuan untuk membawa kecepatan data dari 64 kbps sampai 120 Mbps (diperluas dalam kelipatan 64 kbps) yang memungkinkan operator untuk menawarkan komunikasi pribadi seperti faks, voiceband data, dan layanan pesan singkat (SMS) serta aplikasi yang membutuhkan “pitalebar” secara intensif seperti multimedia dan videoconference.
2. Tidak seperti teknik spread-spectrum yang dapat mengalami gangguan di antara para pengguna yang semuanya berada pada pita frekuensi yang sama dan berhubungan pada saat yang sama, teknologi TDMA memisahkan pengguna dalam waktu, agar tidak mengalami gangguan dari hubungan simultan lainnya.
3. TDMA menyediakan daya hidup baterai yang lama.
4. TDMA menjalankan pengisian penyimpanan di stasiun dasar-peralatan, ruang dan pemeliharaan, merupakan faktor penting sebagai ukuran pertumbuhan sel yang lebih kecil.
5. Biaya penggunaan TDMA sangat efektif untuk mengubah teknologi arus sistem analog ke digital.
6. TDMA adalah satu-satunya teknologi yang menawarkan pemanfaatan yang efisien struktur sel hirarkis (HCS) menawarkan piko, mikro, dan macrocells. HCS mencakup sistem yang akan disesuaikan untuk mendukung lalu lintas tertentu dan kebutuhan pelayanan, membuat sistem kapasitas lebih dari 40-kali AMPS dapat dicapai dengan biaya yang efisien.
7. Sistem layanan TDMA sesuai dengan penggunaan dual-mode handset, karena adanya kepentingan sesuai dengan sistem analog FDMA

Kelemahan TDMA dari telepon seluler lain
Dua kekurangan utama TDMA:
• Penggunaan dari celah waktu yang sudah ditetapkan membuat sulit untuk mengendalikan panggilan ke kolom berikutnya, menambah kemungkinan dari sebuah panggilan akan terputus ketika panggilan tersebut bergerak diantara kolom – kolom.
• TDMA merupakan pokok dari penggabungan bagian-bagian distorsi, yang berdampak ketika potongan dari perbincangan melompat mengelilingi bangunan dan kesulitan lainnya seperti sikap pada saat perbincangan sampai pada telepon dari urutan.








3. CDMA (Code division multiple access)
Pengertian CDMA
CDMA adalah temuan yang lebih baru dibandingkan dengan FDMA dan TDMA. Teknik CDMA berawal pada tahun 1949 ketika Claude Shannon dan Robert Pierce (yang banyak jasanya untuk kemajuan teknologi telekomunikasi saat ini) menyampaikan ide dasar CDMA. Teknik ini merupakan temuan yang brilian karena kanal yang satu dengan lainnya tidak dibedakan dari frekuensi/FDMA atau waktu/TDMA yang secara awam lebih mudah dipahami, melainkan dengan perbedaan kode. Jadi pada CDMA, seluruh pelanggan menggunakan frekuensi yang sama pada waktu yang sama.
CDMA (juga disebut DSSS/ direct sequence spread spectrum) merupakan salah satu dari dua jenis teknik murni spread spectrum multiple access (SSMA). Jenis lainnya dikenal sebagai FHMA (frequency hopping spread spectrum). Kedua jenis ini tergolong SSMA karena sinyalnya tersebar (spread) pada spektrum pita frekuensi yang lebar. Pada CDMA, penyebaran sinyal diperoleh akibat proses perkalian data input (yang mempunyai waktu perubahan lambat) dengan kode PN (yang mempunyai waktu perubahan cepat).
Walaupun pita frekuensinya lebar, tegangan sinyal yang dihasilkan sangat kecil, menyerupai noise (bising) yang selalu menyertai gelombang radio. Sehingga apabila dimonitor oleh penerima lain, sinyal yang dipancarkan oleh pengirim berbasis CDMA hanya berupa noise (seolah-olah menunjukkan ketiadaan sinyal pancar) yang tidak mengganggu sinyal lain. Sifat CDMA yang lain adalah kemampuannya untuk tahan terhadap jamming (penutupan oleh sinyal yang lebih kuat) pada pita frekuensi sempit. Hal ini terjadi karena jamming pada pita frekuensi sempit itu tidak akan mengganggu sinyal-sinyal CDMA yang tersebar di pita frekuensi lain.
Walaupun begitu jika diterapkan pada telepon seluler, CDMA mempunyai masalah yang disebut near-far problem. Masalah ini terjadi akibat pemakaian pita frekuensi yang sama pada waktu yang sama. Akibatnya, pelanggan yang paling dekat dengan base station (BTS) akan mendominasi BTS karena sinyalnya diterima (oleh BTS) paling besar dibandingkan dengan pelanggan lain yang jaraknya lebih jauh. Bagi pelayanan yang baik, hal itu tidak diharapkan. Untuk mengatasinya dipakailah teknik power control. Teknik ini menyebabkan BTS memerintahkan ponsel pelanggan untuk mengurangi daya pancar (secara otomatis) ketika sinyalnya diterima paling besar. Sehingga seluruh pelanggan di areal cakupan BTS akan diterima dengan besar sinyal yang sama.
CDMA dapat dikombinasikan dengan teknik lain untuk menjadi teknik hibrid semacam: FCDMA yang merupakan kombinasi dari FDMA dan CDMA, TCDMA yang merupakan kombinasi dari TDMA dan CDMA. Juga ada DS-FHMA yang merupakan kombinasi dari CDMA/DSSS dengan FHMA.
Code division multiple access (CDMA) adalah sebuah bentuk pemultipleksan (bukan sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metode akses secara bersama yang membagi kanal tidak berdasarkan waktu (seperti pada TDMA) atau frekuensi (seperti pada FDMA), namun dengan cara mengkodekan data dengan sebuah kode khusus yang diasosiasikan dengan tiap kanal yang ada dan menggunakan sifat-sifat interferensi konstruktif dari kode-kode khusus itu untuk melakukan pemultipleksan.
Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi telepon selular terutama yang berkaitan dengan generasi ke-tiga (3G), CDMA menjadi teknologi pilihan masa depan.
CDMA juga mengacu pada sistem telepon seluler digital yang menggunakan skema akses secara bersama ini,seperti yang diprakarsai oleh Qualcomm.
CDMA adalah sebuah teknologi militer yang digunakan pertama kali pada Perang Dunia II oleh sekutu Inggris untuk menggagalkan usaha Jerman mengganggu transmisi mereka. Sekutu memutuskan untuk mentransmisikan tidak hanya pada satu frekuensi, namun pada beberapa frekuensi, menyulitkan Jerman untuk menangkap sinyal yang lengkap.
Sejak itu CDMA digunakan dalam banyak sistem komunikasi, termasuk pada Global
Positioning System (GPS) dan pada sistem satelit OmniTRACS untuk logistik transportasi. Sistem terakhir didesain dan dibangun oleh Qualcomm, dan menjadi cikal bakal yang membantu insinyur-insinyur Qualcomm untuk menemukan Soft Handoff dan kendali tenaga cepat, teknologi yang diperlukan untuk menjadikan CDMA praktis dan efisien untuk komunikasi seluler terrestrial.

Keuntungan CDMA
Teknologi CDMA sendiri memiliki berbagai keuntungan jika diaplikasikan dalam sistem seluler. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain :
• hanya membutuhkan satu frekuensi yang dibutuhkan untuk beberapa sektor/cell
• tidak membutuhkan equalizer untuk mengatasi gangguan spektrum sinyal
• dapat bergabung dengan metode akses lainnya, tidak membutuhkan penghitung waktu (guard time) untuk melihat rentang waktu dan penjaga pita (guard band) untuk menjaga intervensi antarkanal
• tidak membutuhkan alokasi dan pengelolaan frekuensi
• memiliki kapasitas yang halus untuk membatasi para pengguna akses
• memiliki proteksi dari proses penyadapan

Penggunaan di dalam telepon bergerak
Sejumlah istilah yang berbeda digunakan untuk mengacu pada penerapan CDMA. Standar pertama yang diprakarsai oleh QUALCOMM dikenal sebagai IS-95, IS mengacu pada sebuah Standar Interim dari Asosiasi Industri Telekomunikasi (Telecommunications Industry Association, TIA) yang terakreditasi oleh American National Standards Institute (ANSI)[1]. IS-95 sering disebut sebagai 2G atau seluler generasi kedua. Merk dagang cdmaOne dari QUALCOMM juga digunakan untuk menyebut standar 2G CDMA.
Setelah beberapa kali revisi, IS-95 digantikan oleh standar IS-2000. Standar ini diperkenalkan untuk memenuhi beberapa kriteria yang ada dalam spesifikasi IMT-2000 untuk 3G, atau selular generasi ketiga. Standar ini juga disebut sebagai 1xRTT yang secara sederhana berarti "1 times Radio Transmission Technology" yang mengindikasikan bahwa IS-2000 menggunakan kanal bersama 1.25-MHz sebagaimana yang digunakan standar IS-95 yang asli. Suatu skema terkait yang disebut 3xRTT menggunakan tiga kanal pembawa 1.25-MHz menjadi sebuah lebar pita 3.75-MHz yang memungkinkan laju letupan data (data burst rates) yang lebih tinggi untuk seorang pengguna individual, namun skema 3xRTT belum digunakan secara komersil. Yang terbaru, QUALCOMM telah memimpin penciptaan teknologi baru berbasis CDMA yang dinamakan 1xEV-DO, atau IS-856, yang mampu menyediakan laju transmisi paket data yang lebih tinggi seperti yang dipersyaratkan oleh IMT-2000 dan diinginkan oleh para operator jaringan nirkabel.
System CDMA QUALCOMM meliputi sinyal waktu yang sangat akurat (biasanya mengacu pada sebuah receiver GPS pada stasiun pusat sel (cell base station)), sehingga jam berbasis telepon seluler CDMA adalah jenis jam radio yang semakin populer untuk digunakan pada jaringan komputer. Keuntungan utama menggunakan sinyal telepon seluler CDMA untuk keperluan jam referensi adalah bahwa mereka akan bekerja lebih baik di dalam bangunan, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk memasang sebuah antena GPS di luar bangunan.
Yang juga sering dikacaukan dengan CDMA adalah W-CDMA. Teknik CDMA digunakan sebagai prinsip dari antarmuka udara W-CDMA, dan antarmuka udara W-CDMA digunakan di dalam Standar 3G global UMTS dan standar 3G Jepang FOMA, oleh NTT DoCoMo and Vodafone; namun bagaimanapun, keluarga standar CDMA (termasuk cdmaOne dan CDMA2000) tidaklah compatible dengan keluarga standar W-CDMA. Aplikasi penting lain daripada CDMA, mendahului dan seluruhnya berbeda dengan seluler CDMA, adalah Global Positioning System, GPS.Detil teknis,Dasar Matematis.

Sinyal modulasi dalam CDMA menggunakan kode untuk mengirimkan sinyal data
Sekarang, ada isu-isu tertentu di mana proses matematika ini dapat terganggu. Anggaplah bahwa satu pengirim mentransmisikan pada kekuatan sinyal yang lebih tinggi daripada yang lain. Kemudian orthogonality kritis properti bisa terganggu, sehingga sistem bisa gagal. Jadi mengendalikan kekuatan daya merupakan masalah penting dengan pemancar CDMA. A TDMA atau FDMA penerima dapat secara teori benar sewenang-wenang menolak sinyal yang kuat pada slot waktu lain atau frekuensi saluran. Hal ini tidak berlaku untuk CDMA; penolakan sinyal yang tidak diinginkan hanya parsial. Jika salah satu atau semua sinyal yang tidak diinginkan jauh lebih kuat daripada sinyal yang diinginkan, mereka akan menguasai mereka. Ini menyebabkan persyaratan umum dalam sistem CDMA kira-kira sesuai dengan berbagai tingkat kekuatan sinyal seperti yang terlihat pada penerima. Dalam CDMA seluler, stasiun basis menggunakan loop tertutup cepat skema kontrol daya untuk mengontrol ketat setiap mobile's transmit power.
Anggaplah suara itu hadir dalam saluran nol mengambil sedikit untuk beberapa nilai lain. Maka ini juga akan mengganggu orthogonality properti, dan dengan demikian menambah tingkat ekstra forward error correction (FEC) coding juga penting.
Sejauh ini, kita telah mengasumsikan bahwa waktu adalah mutlak CDMA tepat, yaitu tepat pemancar mentransmisikan pada titik-titik dalam kelipatan panjang urutan chip. Tentu saja, dalam kenyataannya, ini tidak praktis untuk mencapai, sehingga semua bentuk CDMA menggunakan spread spectrum memperoleh proses untuk memungkinkan penerima untuk mendiskriminasikan sebagian sinyal yang tidak diinginkan. Sinyal dengan kode chip yang dikehendaki dan waktu diterima, sedangkan sinyal dengan kode chip yang berbeda (atau kode penyebaran yang sama namun waktu yang berbeda offset) muncul sebagai suara wideband dikurangi dengan proses mendapatkan.
Keuntungan utama CDMA atas TDMA dan FDMA adalah bahwa kode CDMA yang tersedia berjumlah tak hingga. Hal ini membuat CDMA secara ideal cocok bagi sejumlah besar pemancar yang masing-masing menjangkitkan sejumlah kecil trafik pada selang waktu tak teratur, karena hal itu menghindari overhead untuk mengalokasi dan men-dealokasi secara terus-menerus sejumlah terbatas slot waktu ortogonal atau kanal frekuensi ke pemancar individual. Pemancar CDMA dengan begitu saja mengirim ketika mereka mempunyai sesuatu untuk dikirim dan diam ketika tidak.

Soft Handoff
Soft handoff (or soft handover) adalah salah satu inovasi dalam mobilitas dimana mungkin dilakukan dengan teknologi CDMA.Hal ini berkaitan dengan teknik atau pemindahan dari satu sel ke sel yang lain tanpa memutuskan hubungan radio kapanpun. Di dalam teknologi TDMA dan sistem analog,setiap pancaran sel pada frekuensinya sendiri,berbeda daripada sel-sel tetangganya.Jika sebuah perangkat bergerak telah mencapai batas dari sel yang melayani call sekarang,dapat dikatakan akan memutus hubungan radio dan secepatnya menyesuaikan dengan salah satu frekuensi sel-sel tetangganya dimana call telah dipindahkan oleh jaringan dikarenakan perpindahan lokasi dari peralatan bergerak tersebut.Jika peralatan bergenrak tersebut tidak bisa menyesuaikan dengan frekuensi barunya dalam sekejap,maka call akan diputus.
Didalam Sistem CDMA, satu set sel bertetangga semuanya menggunakan frekuensi yang sama untuk transmisi dan sel yang berbeda (atau base station) dalam arti adalah sebuah nomer yang disebut "PN offset",disaat time offset dari permulaan pseudo-random noise sequence yang diketahui dimana digunakan untuk menyebarkan sinyal dari base station.Dikarenakan semua sel berada pada satu frekuensi,mendengarkan pada BTS yang berbeda sekarang adalah tantangan dalam pemprosesan sinyal digital berbasis pada offset dari sekuen PN,bukan Tranmisi RF dan berdasarkan penerimaan pada frekuensi terpisah. Apabila handphone CDMA menjelajah melalui jaringan,ia mengenali offset PN dari sel bertetangga dan melaporkan kekuatan setiap sinyal kembali ke sel acuan dari hubungan percakapan (biasanya sel yang terkuat).Jika sinyal dari sebuah sel bertetangga cukup kuat,perangkat bergerak tersebut akan dihubungkan langsung pada "add a leg"' callnya dan memulai mentranmisikan dan menerima ke dan dari sel baru dalam arti ke sel (atau sel-sel)call yang baru saja digunakan. Begitu juga,jika sebuah sinyal sel melemah,maka handset akan secara langsung diputus hubungannya.Dslsm hsl ini,handset dapat bergerak dari sel ke sel dan menambah dan membuang jika diperlukan dengan tujuan untuk menjaga call hingga tanpa memutuskan hubungan. Dalam prakteknya,ada batasan-batasan frekuensi,sering antara siynal pembawa yang berbeda atau sub-jaringan.Pada keadaan ini,handset CDMA akan menggunakan jalan yang sama seperti dalam TDMA atau analog dan menjalankan sebuah perpindahan yang ekstrim dimana hal ini akan memutus hubungan dan mencoba mengambil frekuensi baru dimana ia baru saja mati.

Fitur CDMA
• Sinyal pesan pita sempit ( narrowband ) akan digandakan dengan penyebaran sinyal pita lebar ( wideband ) atau pseudonoise code
• Setiap user mempunyai pseudonoise (PN) code sendiri sendiri.
• Soft capacity limit: performansi sistem akan berubah untuk semua pengguna begitu nomer pengguna meningkat.
• Near-far problem (masalah dekat-jauh)
• Interference terbatas:kontrol daya sangat diperlukan
• lebar bandwidth menimbulkan keaneka ragaman,sehingga meggunakan rake receiver
• Akan membutuhkan semua komputer yang pernah dibuat oleh manusia diatas bumi untuk memecahkan kode dari satu setengah percakapan dalam sistem CDMA



@kusriyanti.putri  (◕‿◕✿)
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Older Posts

The Owner

The Owner

About The Owner

Hi! I'm putri (line 96), a happy girl
with much dream at my brain. This is the place where I share a bit about
story of my life.
If you want to contact me, feel free to drop me a hay at putri3dk@gmail.com

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

My Recent Post

Hashtag

  • #2015
  • #2017
  • #2019
  • #jakarta

Postingan Populer

  • ERP di Perusahaan Indonesia
    Yuhuu anyyeong haseyo.. Akhir awali 2017 dengan topik ERP..sungguh kangen hati ini untuk berramah tamah dengan kalian tunggu update s...
  • EXAM SAP
    Helloo..Welcome back to my blog *sambil bayangin kak Suhay ngomong pas opening vlog ya hihi oke good people kali ini aku mau shar...
  • Penjadwalan Disk
    Penjadwalan Disk Salah satu tanggung jawab sistem operasi adalah menggunakan hardware dengan efisien. Khusus untuk disk drives, efisiensi ...
putri.kusiyanti. Diberdayakan oleh Blogger.

Visitor

website counter
Stats For Free

Followers

Created with by ThemeXpose