facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

✿ P U T R I K U S R Y A N T I ✿


Selamat sore gengs

Hallo,hai,Assalamualaikum
gimana punya kabar nih ?? Hope you always happy and enjoy with your life
In this afternoon I will share to you about my task at Mercu Buana..hope it will help you guys

Dan topik yang bakalan dibawain di sore hari ini adalah jeng jeng jeng
Masi ngga lepas dari topik DATA CENTER yang sampai Januari tahun depan bakalan menghantui hari hari ku guys hiks hiks hiks *ampun dah kumat lebay nya
Disini aku kasih jawaban yang super singkat ya guys detailnya bisa kalian baca sendiri dari link yang ntar aku lampirin diakhir
so this is my task

Jelaskan lebih detil dan komprehensif peran-peran dari 6 staf tersebut di data center,
Mulai dari tugas, tanggung jawab

1.      System Engineer
2.      Network Engineer
3.      Network Administrator
4.      Network Security Specialist
5.      Programmer
6.      Helpdek

dalam menghadapi disaster terhadap data center, bangaimana pula cara recoverynya, beri contoh yang konkrit.
Bagaimana pula peran dan tanggung jawab dari internal auditor data center

Systems Engineer
menyediakan rancangan sistem dan konsultasi terhadap pelanggan, memberikan respon terhadap permintaan technical queries serta dukungannya, dan melakukan pelatihan teknis ke pelanggan dan IT administrator.Memastikan bahwa setiap karyawan perusahaan semakin mampu untuk data tertentu, dan memastikan bahwa departemen IT perusahaan berjalan lancar.

Network Engineer
melaksanakan komunikasi dan analisa sistem networking, mendesain perencanaan untuk integrasi, mendukung jaringan pada internet, intranet dan ekstranet, serta menganalisa dan ikut mengambil bagian dalam pengembangan standardisasi keamanan dan implementasi mengendalikan untuk keamanan LAN dan WAN. Sedangkan untuk tugas dan tanggung jawabnya adalah maintenance LAN dan koneksi internet, maintenance hardware, maintenance database dan file, help desk, dan inventory.

Network Administrator
mengurusi, mengoperasi, maintain, dan perawatan jaringan LAN maupun WAN, manajemen sistem serta dukungan terhadap perangkat kerasnya, mengarsipkan data, serta maintain dan perawatan komputer.Tugas system administrator, antara lain menghubungkan perangkat keras. (ANTA: ICAITS014B), administer dan melakukan konfigurasi sistem operasi yang mendukung network (ANTA: ICAITS120A), administer perangkat network (ANTA: ICAITS121A), memahami routing, mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya (ANTA: ICAITS122A), mengelola network security (ANTA: ICAITS123A), monitor dan administer network security (ANTA: ICAITS124A).

Network Security Specialist

- Mengenkripsi transmisi data dan membangun firewall untuk menyembunyikan informasi rahasia seperti sedang dikirim dan untuk menahan transfer digital tercemar.
- Mengembangkan rencana untuk melindungi file komputer terhadap modifikasi disengaja atau tidak sah, perusakan, atau pengungkapan dan untuk memenuhi kebutuhan pengolahan data darurat.
- Meninjau pelanggaran prosedur keamanan komputer dan mendiskusikan prosedur dengan pelanggar untuk memastikan pelanggaran tidak terulang kembali.
- Memonitor penggunakan file data dan mengatur akses untuk melindungi informasi dalam file komputer.
- Monitor laporan saat ini dari virus komputer untuk menentukan kapan untuk memperbarui sistem perlindungan virus.
- Memodifikasi keamanan file komputer untuk memasukkan software baru, memperbaiki kesalahan, atau mengubah status akses individu.
- Melakukan penilaian risiko dan melaksanakan tes pengolahan data sistem untuk memastikan fungsi pengolahan data kegiatan dan langkah-langkah keamanan.
- Berunding dengan pengguna untuk membahas isu-isu seperti akses data komputer kebutuhan, pelanggaran keamanan, dan perubahan pemrograman.
- Melatih pengguna dan meningkatkan kesadaran keamanan untuk memastikan keamanan sistem dan untuk meningkatkan efisiensi server dan jaringan.
- Mengkoordinasikan pelaksanaan rencana sistem komputer dengan personil pendirian dan vendor luar.

Programmer
Programmer adalah orang yang menulis kode program untuk suatu aplikasi tertentu berdasarkan rancangan yang dibuat oleh system analyst (lebih memahami teknologi komputer). Programmer memiliki tugas antara lain :
- Membangun software atau aplikasi, baik itu di internal organisasi atau outsource.
- Tanggungjawab pemrogram terbatas pada pembuatan program komputer.
- Pengetahuan programer cukup terbatas pada teknologi komputer, system komputer, utilitas dan bahasa-bahasa program yang diperlukan.
- Pekerjaan programer sifatnya teknis dan harus tepat dalam pembuatan
instruksi-instruksi program.
- Pekerjaan programer tidak menyangkut hubungan dengan banyak orang,terbatas pada sesama pemrogram dan analis sistem yang mempersiapkan rancang bangun (spesifikasi) program.
- Membuat halaman web dengan multimedia
- CGI programming

Helpdesk
- Mencatat, menyampaikan dan menangani permasalahan (sesuai flowchart)
- Membuat Pelaporan/Rekapitulasi penyelesaian permasalahan
- Menangani account pengguna
- Menampung, mengklasifikasikan dan memberikan prioritas terhadap request ticket melalui berbagai jalur seperti E-Mail, Website, atau Telephone.    
- Melakukan assigment request ticket kepada unit-unit yang bertanggung jawab dan memiliki kapabilitas untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Jika diperlukan melakukan eskalasi request ticket ke tingkatan manajemen yang lebih tinggi.
- Monitoring durasi & status penyelesaian, dan melakukan logging terhadap seluruh tahapan tindakan yang telah diambil dan status penyelesaian request ticket.


Disaster Recovery Center merupakan suatu fasilitas dalam perusahaan yang berfungsi untuk mengambil alih fungsi suatu unit ketika terjadi gangguan serius yang menimpa satu atau beberapa unit kerja penting di perusahaan, seperti pusat penyimpanan dan pengolahan data dan informasi. DRP (Disaster Recovery Plan) dan Disaster Recovery Center (DRC) sudah bukan hal yang baru di dunia IT Indonesia, bahkan Bank Indonesia telah mensyaratkan seluruh bank agar memiliki DRP/DRC  contohnya adalah ketika terjadi malapetaka yang menimpa sejumlah perusahaan besar dunia yang bermarkas di world trade center tetap dapat beroperasi (segera pulih kegiatan operasionalnya dalam waktu cepat), karena mereka telah mempersiapkan sejumlah DRC untuk mengantisipasi bencana yang tidak dikehendaki tersebut.

Secara umum DRC berfungsi untuk:
Meminimalisasi kerugian finansial dan nonfinansial dalam meghadapi kekacauan bisnis atau bencana alam meliputi fisik dan informasi berupa data penting perusahaan
Meningkatkan rasa aman di antara personel, supplier, investor, dan pelanggan

Mengingat betapa penting sekali bisnis continuity dalam sebuat organisasi, ada 3 pilihan type DRC yang sesuai dengan kondisi alokasi anggaran organisasi, yaitu :

    Cold DRC

Cold DRC ini menyediakan sistem yang sama seperti dilokasi data center di organisasi dimana aplikasi dan data akan diupload sebelum fasilitas DRC bisa digunakan, namun proses pemindahan dari data center ke lokasi DRC akan dilakukan secara manual.

    Warm DRC

Warm DRC akan menyediakan komputer dengan segala komponennya, aplikasi, link komunikasi, serta backup data yang paling update, dimana system tidak otomatis berpindah tetapi masih terdapat proses manual meskupun dilakukan seminimal mungkin.

    Hot DRC

Hot DRC ini mengatur secepat mungkin operasional bisnis, sistem dengan aplikasi, link komunikasi yang sama sudah di pasang dan sudah tersedia di lokasi DRC, data secara continu dibackup menggunakan koneksi live antara data center dan lokasi DRC, dan operasional bisnis akan berjalan pada saat itu juga, tanpa harus mematikan sistem di data center lama.

Cara kerja DRC yang dirancang salah seorang pekerja IT secara garis besarnya adalah seperti ini:

    Pada kondisi normal, Server primary dan Server DRC terkoneksi dengan konfigurasi sedemikian rupa agar data pada database di Server primary akan terkirim secara real time ke database yang terpasang di Server DRC. Konfigurasinya mungkin akan berbeda antar perusahaan. Karena kondisi Server primary-nya pun mungkin berbeda. Baik sistem yang berjalan, database, platform dan sebagainya. Dalam kondisi normal ini jika user mengakses DRC, maka yang ada hanyalah tampilan bahwa DRC sedang tidak aktif. Walau pun sebenarnya secara background  server DRC tersebut terus aktif memperbarui data secara real time.
    Begitu Server primary terindikasi down, maka DRC akan segera diaktifkan dan dilakukan beberapa langkah (seperti pengalihan DNS, pemblokiran akses jalur Server primary dan sebagainya) agar begitu user mengakses ke Server primary akan dialihkan otomatis ke server DRC tanpa user sadari. Pada tahap ini kami juga melakukan beberapa konfigurasi sedemikian rupa pada router untuk mengantisipasi jika Server primary up tidak ada user yang nyasar ke Server primary lalu mengoperasikan sistem informasi yang ada di dalamnya. Kalau sampai nyasar, maka bisa jadi akan ada dua database diakses oleh user (yaitu database pada Server primary dan Server DRC). Hal ini merepotkan saat sinkronisasi.
    Setelah Server primary up dan boleh diakses kembali, maka akan dilakukan terlebih dahulu sinkronisasi data antara Server primary dengan Server DRC agar setelah proses recovery ini selesai maka user dapat menggunakan kembali Server primary dengan data yang sama dengan Server DRC.

Adapun fungsi Internal Auditing secara menyeluruh mengenai pelaksanaan kerja Internal Auditing dalam mencapai tujuannya adalah:
1. Membahas dan menilai kebaikan dan ketepatan pelaksanaan pengendalian akuntansi, keuangan serta operasi yang sedang berjalan.
2. Meyakinkan apakah pelaksanaan sesuai dengan kebijaksanaan, rencana dan prosedur yang ditetapkan.
3. Menyakinkan apakah kekayaan perusahaan/organisasi dipertanggungjawabkan dengan baik dan dijaga dengan aman terhadap segala kemungkinan resiko kerugian.
4. Menyakinkan tingkat kepercayaan akuntansi dan cara lainnya yang dikembangkan dalam organisasi.
5. Menilai kwalitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang telah dibebankan.

Adapun tujuan Internal Auditing yang dikemukanan oleh ahli yang lain adalah:
1. Membantu manajemen untuk mendapatkan administrasi perusahaan yang paling efisien dengan memuat kebijaksanaan operasi kerja perusahaan.
2. Menentukan kebenaran dari data keuangan yang dibuat dan kefektifan dari prosedur intern.
3. Memberikan dan memperbaiki kerja yang tidak efisien.
4. Membuat rekomendasi perubahan yang diperlukan dalam beberapa fase kerja.
5. Menentukan sejauh mana perlindungan pencatatan dan pengamanan harta kekayaan perusahaan terhadap penyelewengan.
6. Menetukan tingkat koordinasi dan kerja sama dari kebijaksanaan manajemen.





sumber

http://inori-to-shigoto.blogspot.co.id/2011/04/jenis-jenis-profesi-di-bidang-it-dan.html
http://www.okupasi.com/blog/tugas-dan-jobdesk-staff-it/#sthash.jx1Fw0js.dpbs
http://dwiyuliani-dwiyuliani.blogspot.co.id/2011/04/profesi-bidang-it-negara-indoneisa-dan.html
http://bomy-id.blogspot.co.id/2014/05/jenis-jenis-profesi-dan-deskripsi.html
https://wisnuajix.wordpress.com/2015/06/20/it-disaster-recovery-center-sederhana-dengan-berjuta-manfaat/
https://wijasena.wordpress.com/2011/12/20/sekilas-tentang-disaster-recovery-center-drc/
https://jobdeskripsi.blogspot.co.id/2013/06/internal-auditor-pengertian-tugas.html



16 Oktober 2017 (◕‿◕✿)
@kusriyanti.putri
Share
Tweet
Pin
Share
No comments



Kuis kuiss lalallaalalal
Silahkan dipelajari dengan seksama guys..moga memberikan faedah :)

 1.jelaskan interaksi antara pemegang kepentingan dalam bisnis!

·           Pemilik: seseorang atau lebih yang memiliki ide tentang suatu barang atau jasa dan mereka mengeluarkan uangnya (modal) untuk membiayai usaha tersebut, karena mereka memiliki keyakinan bahwa kelak dikemudian hari akan mendapatkan imbalan (keuntungan) dan mereka mengorganisasi, mengelola dan menanggung segala resiko bisnis.

·           Karyawan: orang yang diangkat dan ditugaskan untuk menjalankan kegiatan perusahaan. Kinerja perusahaan sangat bergantung pada kinerja seluruh karyawan baik secara individu maupun team.

·           Kreditor: lembaga keuangan atau individu yang memberikan pinjaman kepada perusahaan. Kreditor sebagai pemberi pinjaman, pada umumnya mengajukan persyaratan tertentu untuk meyakinkan bahwa uang yang mereka pinjamkan kelak akan dapat dikembalikan tepat waktu, sesuai jumlah dan prestasinya.

·           Pemasok: Partner kerja dari perusahaan yang siap memenuhi ketersediaan bahan baku. Oleh karena itu, kinerja perusahaan juga sebagian bergantung pada kemampuan pemasok dalam mengantarkan bahan baku tepat waktu.

·           Pelanggan: orang atau badan usaha yang membutuhkan barang atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan. Perusahaan harus dapat meyakinkan pelanggannya bahwa barang atau jasa yang dihasilkannya memiliki kualitas yang dapat memuaskan pelanggan.

2.      Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis dari kegiatan bisnis!

Jawab:

a.       Produksi, adalah setiap kegiatan yang menghasilkan barang atau jasa.

b.      Distribusi, adalah aktivitas bisnis yang melakukan pemindahan barang dan jasa dari satu tempat ke tempat lainnya.

c.       Konsumsi, aktivitas konsumsi mengacu pada kemampuan perusahaan untuk menciptakan permintaan terhadap barang dan jasa yang ditawarkan. Kemampuan tersebut dilihat dari seberapa besar penjualan yang diperoleh perusahaan.

3.      Gambarkan bagaimana kaitan prinsip dan nilai perusahaan dalam kebijakan perusahaan, dan berikan kesimpulan berdasarkan gambar tersebut!

Jawab: (Modul Pertemuan 2, hal 4)

Dapat disimpulkan: “Walaupun strategi bisnis dan implementasinya dapat berubah-ubah, namun prinsip dasar dan nilai organisasi harus tetap dari waktu ke waktu.”

4.      Sebutkan metode apa saja untuk menilai suatu investasi!

Jawab: (Modul Pertemuan 6, hal 5-7)

a.       Pay-back Period Method

b.      Average Return On Investment Method atau Unadjusted Rate of Return method

c.       Net Present Value Method

d.      Discounted Cash Flow Method

5.      Sebutkan bentuk-bentuk kepemilikan bisnis!

Jawab: (Modul Pertemuan 3, hal 2)

a.       Usaha Perseorangan

b.      Firma

c.       Persekutuan Komanditer (CV)

d.      Perseroan Terbatas (PT)

e.       Perseroan Terbatas Negara (Persero)

f.       Perusahaan Daerah (PD)

g.      Perusahaan Negara Umum (Perum)

h.      Perusahaan Negara Jawatan (Perjan)

i.        Koperasi

j.        Yayasan

6.      Berikan 3 contoh kasus yang banyak berkecimpung mengenai manajemen operasional! {pilih 3 saja}

Jawab: (Modul Pertemuan 5, hal 11-12)

a.       Manager Pabrik (Plant Manager) yang biasanya harus berpengalaman dalam manajemen pabrik termasuk keahlian dibidang perencanaan produksi, manajemen pembelian, manajemen persediaan, termasuk pula pengelolaan karyawan dioperasional maupun pengelolaan sumber daya lainnya yang dipergunakan dipabrik.

b.      Pembelian (Director of purchasing) harus memiliki pengetahuan yang menyeluruh mengenai fungsi pembelian, kemampuan menelaah program penjualan, mengintegrasikan atau membuat keterkaitan dari supplier sampai distributor, mengkoordinasi aktifitas operasi.

c.       Manager mutu (quality manager) mempunyai pandangan yang luas mengenai konsep statistic untuk dapat melakukan pengawasan semua aspek operasional karena kualitas merupakan tanggung jawab secara bersama diantara semua pihak yang terlibat dalam perusahaan terutama fungsi operasional.

d.      Konsultas perbaikan proses (process improvement consultans) harus memiliki keahlian yang berkaitan dengan desain proses sehingga dapat memberikan berbagai konsultasi mengenai perbaikan proses untuk operasi perusahaan.

e.       Manajer dan perencana rantai pasokan (Supply chain manager and planner) bertanggung jawab mengenai negosiasi kontrak jangka panjang antara perusahaan dengan supplier maupun distributtor sehingga harus mempunyai keahlian tentang material requirement planning, supply chain management, teknologi komunikasi canggih dalam dunia bisnis, konsep penjadwalan dan persediaan.

7.      Sebutkan beberapa kebaikan dan keburukan dari bentuk usaha firma!

Jawab: (Modul Pertemuan 3, hal 3-4), {pilih beberapa saja}

a.       Kebaikan Firma

·         Jumlah modal relatif lebih besar dari usaha perseorangan sehingga lebih mudah untuk memperluas usahanya.

·         Lebih mudah memperoleh kredit karena mempunyai kemampuan financial yang lebih besar.

·         Kemampuan manajemennya lebih besar karena adanya pembagian kerja diantara para anggotanya. Disamping itu, semua keputusan diambil bersama-sama.

·         Pendiriannya mudah, artinya tidak memerlukan akte.

b.    Keburukan Firma

·         Tanggung jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh utang perusahaan.

·         Kelangsungan perusahaan tidak menentu, sebab apabila salah seorang anggota membatalkan perjanjian untuk menjalankan usaha bersama maka firma bubar.

·         Kerugian yang diakibatkan oleh seorang anggota harus ditanggung bersama oleh anggota yang lain.

8.      Jelaskan persamaan dan perbedaan manajemen personalian dan manajemen sumber daya manusia!

Jawab: (Modul Pertemuan 4, hal 4)

Persamaan:

Keduanya merupakan Ilmu yang mengatur unsur manusia dalam suatu organisasi agar mendukung terwujudnya atau tercapainya tujuan.

Perbedaan:

a.       MSDM dikaji secara makro (tidak hanya menyangkut suatu proses dan system saja, tetapi secara psikologi dan perilaku karyawannya) dan MP dikaji secara mikro.

b.      MSDM menganggap bahwa karyawan adala asset (kekayaan) utama organisasi, jadi harus dipelihara dengan baik.MP menganggap karyawan dalah faktor produksi, jadi harus dimanfaatkan secara produktif.

9.      Sebutkan peranan manajemen Sumber daya manusia!

Jawab: (Modul Pertemuan 4, hal 5-6), {pilih beberapa saja}

Manajemen sumber daya manusia mengatur program kepegawaian yang mencakup masalah-masalah sebagai berikut:

a.       Menetapkan jumlah, kualitas dan penempatan tenaga kerja yang efektif sesuai dengan kebutuhan perusahaan berdasarkan job description, job specification, job requirement dan job evaluation.

b.      Menetapkan penarikan, seleksi dan penempatan karyawan berdasarkan asas the right man is the right place and the right man is the right job bahkan akhir-akhir ini the right man is the right time.

c.       Menetapkan program kesejahteraan, pengembangan, promosi dan pemberitahuan.

d.      Meramalkan penawaran dan permintaan sumber daya manusia pada masa yang akan dating.

e.       Memperkirakan keadaan perekonomian pada umumnya dan perkembangan perusahaan pada khususnya.

f.       Memonitor dengan cermat Undang-undang perburuhan dan kebijaksanaan pemberian balas jasa perusahaan-perusahaan yang sejenis.

g.      Memonitor kemajuan teknik dan perkembangan serikat buruh.

h.      Melaksanakan pendidikan, latihan dan penilaian prestasi karyawan.

i.        Mengatur mutasi karyawan baik vertical maupun horizontal.

j.        Mengatur pension, pemberhentian dan pesangonnya.

10.  Bagaimana pendapat anda tentang mengisi lowongan pekerjaan dengan orang dalam? Apakah lebih baik pengaruhnya terhadap perusahaan? Beri alasan!

Jawab: {Isii sendiri kak,☻☺)

Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Macam-macam Protokol dan Fungsinya di Jaringan Komputer

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)
Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. Pada TCP/IP terdapat beberapa protokol sub yang menangani masalah komunikasi antar komputer. TCP/IP mengimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis, diantaranya adalah :
 Protokol lapisan aplikasi       
Protokol lapisan antar-host       
Protokol lapisan internetwork       
Protokol lapisan antarmuka jaringan

UDP ( User Datagram Protokol)
UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.

 Connectionless (tanpa koneksi): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host yang hendak berukar informasi.        Unreliable (tidak andal): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama transmisi.        UDP menyediakan mekanisme untuk mengirim pesan-pesan ke sebuah protokol lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam sebuah host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Header UDP berisi field Source Process Identification dan Destination Process Identification.        UDP menyediakan penghitungan checksum berukuran 16-bit terhadap keseluruhan pesan UDP.


Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
        Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).        Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.        Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.

Point-to-Point Protocol
Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan.

Serial Line Internet Protocol
Serial Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.

Internet Control Message Protocol (ICMP)
adalah salah satu protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan. protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.

POP3 (Post Office Protocol)
POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet.

IMAP (Internet Message Access Protocol)
IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.
adalah suatu  protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima. Untuk menggunakan SMTP bisa dari Microsoft Outlook. biasanya untuk menggunakan SMTP di perlukan settingan :
1. Email Address: contoh —> anda@domainanda.com
2. Incoming Mail (POP3, IMAP or HTTP) server : mail.doaminanda.com
3. Outgoing (SMTP) server : mail.domainanda.com
4. Account Name : anda@domainanda.com
5. Password : password yang telah anda buat sebelumnya

HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon
atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.
Contohnya bila kita mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser maka web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web server kemudian akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser. Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada kita.

HTTPS https adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris. Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual. Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’

SSH (Sucure Shell)
SSH adalah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh mengirim file, membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain. Protocol ini mempunyai kelebihan disbanding protocol yang sejenis seperti Telnet, FTP, Danrsh, karena SSH memiliki system Otentikasi,Otorisasi, dan ekripsinya sendiri. Dengan begitu keamanan sebuah sesi komunikasi melalui bantuan SSH ini menjadi lebih terjamin.

Telnet (Telecommunication network)
Adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan.

FTP ( File Transfer Protocol )
FTP ( File Transfer Protocol ) adalah sebuah protocol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP atau protocol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga diantara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan User name dan paswordnya yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguana terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses ,men-dawnload ,dan meng- updlot berkas- berkas yang ia kehenaki. Umumnya, para pengguna daftar memiliki akses penuh terdapat berapa direkotri , sehingga mereka dapat berkas , memuat dikotri dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login,yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous & password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail. Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
Tujuan FTP server adalah sebagai beikut :
        Untuk men-sharing data.        Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer.        Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi User.        Untuk menyediakan tranper data yang reliable dan efisien.

LDAP LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat lunak untuk memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya, seperti file atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet. Protokol LDAP membentuk sebuah direktori yang berisi hirarki pohon yang memiliki cabang, mulai dari negara (countries), organisasi, departemen sampai dengan perorangan. Dengan menggunakan LDAP, seseorang dapat mencari informasi mengenai orang lain tanpa mengetahui lokasi orang yang akan dicari itu.

SSL (Secure Socket Layer)
SSL (Secure Socket Layer) adalah arguably internet yang paling banyak digunakan untuk enkripsi. Ditambah lagi, SSL digunakan tidak hanya keamanan koneksi web, tetapi untuk berbagai aplikasi yang memerlukan enkripsi jaringan end-to-end.
Secure Sockets Layer (SSL) merupakan sistem yang digunakan untuk mengenkripsi pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat dikirim dengan aman. Protokol SSL mengatur keamanan dan integritas menggunakan enkripsi, autentikasi, dan kode autentikasi pesan.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments



1. FDMA (Frequency Division Multiple Access)

Pengertian FDMA
FDMA adalah sistem multiple access yang menempatkan seorang pelanggan pada sebuah kanal berbentuk pita frekuensi (frequency band) komunikasi. Jika satu pita frekuensi dianggap sebagai satu jalan, maka FDMA merupakan teknik "satu pelanggan, satu jalan". Pada saat pelanggan A sedang menggunakan jalan itu, maka pelanggan lain tidak dapat menggunakan sebelum pelanggan A selesai. Jadi, kalau dalam waktu yang bersamaan ada 100 pelanggan yang ingin berkomunikasi dengan rekannya, maka sudah tentu diperlukan 100 pita frekuensi. Kalau setiap pita memerlukan lebar 30 Kilo Hertz (kHz) dan frekuensi yang digunakan berawal dari 890 Mega Hertz (MHz), maka:
Pita frekuensi kanal 1 mulai dari 890 MHz hingga 890,030 Mhz
Pita frekuensi kanal 2 mulai dari 890,030 MHz hingga 890,060 MHz
Pita frekuensi kanal 3 mulai dari 890,060 MHz hingga 890,090 MHzdan seterusnya.

Sedangkan lebar total seluruh pita yang digunakan adalah:
100 x 30.000 Hz = 3.000.000 Hz = 3 MHz.
Artinya, jika frekuensi yang digunakan mempunyai batas bawah 890 MHz, maka batas atasnya adalah 893 MHz.
Akan tetapi, frekuensi yang tersedia untuk komunikasi bergerak dibatasi oleh peraturan yang ada karena frekuensi-frekuensi lain pasti digunakan untuk jatah keperluan yang lain pula. Sementara jatah frekuensi yang ada pun harus dibagi antarpenyelenggara telepon seluler. Karena itu, untuk memperbanyak kapasitas dengan jumlah kanal yang terbatas, digunakan trik-trik tertentu sesuai dengan strategi si penyelenggara.
FDMA (Frequency Division Multiple Access) melakukan pembagian spectrum gelombang dalam beberapa kanal frekuensi. Setiap panggilan hubungan akan memperoleh kanal tersendiri. Metode FDMA paling tidak efisien dan umumnya digunakan pada jaringan analog seperti AMPS.
FDMA merupakan suatu teknik pengaksesan yang menggunakan frekkuensi sebagai media perantaranya. System ini digunakan BTS pada saat memancar/transmite dengan menggunakan frekuensi down link dan pada saat BTS menerima / receive dengan menggunakan frekuensi uplink. Penggunaan frekuensi downlink dan uplink diatur sedemikian rupa sehingga tidak saling menggangu frekuensi yang lainnya. Jika frekuensi ini tidak tepat pengaturannya maka antara satu BTS dengan BTS yang lain frekuensinya akan saling menganggu (interference) yang akan berakibat dengan kualitas suara yang kurang baik, drop call (komuniksai tiba-tiba putus), sulit melakukan panggilan atau tidak bias melakukan panggilan sama sekali.

Base Tranceiver Station (BTS)
Mengandung transceiver radio yang menangani sebuah cell dan hubungan dengan mobile station dan jumlahnya lebih banyak.
Untuk memahami FDMA, bisa dianalogikan tentang station radio mengirimkan sinyalnya pada frekuensi yang berbeda pada kanal yang tersedia kepada tiap-tiap pengguna ponsel. FDMA digunakan sebagian besar untuk transmisi analog. Saat untuk membawa informasi digital, FDMA sudah tidak efesien lagi.
Dalam FDMA frekuensi dibagi menjadi beberapa kanal frekuensi yang lebih sempit. Tiap pengguna akan mendapatkan kanal frekuensi yang berbeda untuk berkomunikasi secara bersamaan. Pengalokasian frekuensi pada FDMA bersipat eksklusif karena kanal frekuensi yang telah digunakan oleh seorang pengguna tidak dapat digunakan oleh pengguna yang lain. Antar kanal dipisahkan dengan bidang frkuensi yang lebih sempit lagi (guard band) untuk menghindari interverens antar kanal yang berdekatan (adjacent channel) agar dalam system kerja FDMA ada beberapa criteria yang dilakukan :
• menempatkan panggilan pada frekuensi yang berlainan (multiple carried frequency)
bisa digunakan untuk system selular analog (AMPS)
• FDMA akan membagi spectrum dalam kanal yang berbeda kemudian membagi bagian yang sama dalam sebuah bandwidth.
• FDMA membagi bandwidth menjadi 124 buah frekuensi pembawa (carrier frequency) yang masing-masing menjadi daerah fekuensi daerah selebar 200 kHz. Satu atau lebih frekuensi pembawa dialamatkan pada masing-masing BTS (base transceiver Station) yang tersedia.

Dalam system yang menggunakan frekuensi devisiion multiplex access ini frekuensi yang digunakan adalah berbeda-beda dengan sistem time division multiplex access pada sistem tersebut frekuensi sinyal yang digunakan adalah sama untuk menghindari adanya interfrensi pada saat pentransmisian sinyal maka sistem ini mentransmisikan sinyal dengan pengaturan waktu yang berbeda-beda namun frekuensi yang digunakan adalah sama.

Kelebihan dan Kekurangan FDMA
Beberapa kelemahan dari sistem frekuensi multiplex access adalah :
1. Pada saat pentransmisian sinyal jika antara BTS terdapat kanal yang sama maka akan terjadi interfrensi yang menyebabkan kerusakan sinyal, sulitnya melakukan panggilan. Dengan kata lain sistem ini dapat terjadi interfrensi dari sesama BTS yang berdekatan.
2. Daya tahan terhadap gangguan baik noise maupun jarak tempuh lebih lemah dari pada komunikasi yang telah menggunakan sistem digital.
3. Dalam komunikasi ini juga harus memperhatikan beberapa hal seperti: line of side dan topologi bumi sehingga sinyal dapat berjalan baik ke receiver.
4. Fleksibilitas rendah: kalau ada rekonfigurasi kapasitas (=lebarpita) modifikasi diperlukan diTXR dan RXR (untuk saluran tersebut, untuk saluran bertetangga, filter dan peralatan lain mungkin perlu diubah)
5. Kapasitas berkurang drastic sejalan dengan penambahan jumlah carrier akibat noise intermodulasi dan back-off.
6. Perlunya pemerataan daya tiap saluran di TXR untuk menghindari capture effect (harus real time mengantisipasi pelemahan akibat hujan, awan tebal, dsb)

Keuntungan
1. Sistem keseluruhan Sederhana: pengoperasian mudah, peralatan murah dan terbukti handal
2. Dimensioning stasiun bumi kecil


2. TDMA (Time division multiple access)

Pengertian TDMA
Berbeda dengan FDMA yang memberikan satu pita frekuensi untuk dipakai satu pelanggan, TDMA memberikan satu pita frekuensi untuk dipakai beberapa pelanggan. Jadi kanal-kanal komunikasi dirupakan dalam bentuk slot-slot waktu. Slot waktu adalah berapa lama seorang pelanggan mendapat giliran untuk memakai pita frekuensi. Satu slot waktu digunakan oleh satu pelanggan. Slot-slot waktu ini dibingkai dalam satu periode yang disebut satu frame. Jadi misalkan ada 10 pelanggan yang masing-masing adalah A, B, C, D, E, F, G, H, I, dan J, maka dalam satu frame terdapat 10 slot waktu yang merupakan giliran tiap pelanggan untuk menggunakan pita frekuensi yang sama.
Proses komunikasi multi-access dilakukan dengan menjalankan frame ini berulang- ulang sehingga akan muncul urutan giliran pemakaian saluran seperti: A-B-C-D-E-F-G-H-I-J-A-B-C-D- E-F-G-H-I-J-A-B-C-dan seterusnya. Tentu saja harus ada pembatasan jumlah pelanggan yang menggunakan satu pita frekuensi ini. Jika tidak dibatasi, periode frame akan terlalu panjang dan akibatnya timbul komunikasi terputus-putus yang mengganggu pembicaraan.
Karena sifatnya yang tidak kontinyu (tidak terjadi pemakaian pita frekuensi terus menerus oleh satu pelanggan dalam satu periode pembicaraan), maka teknik TDMA hanya dapat mengakomodasi data digital atau modulasi digital. Sehingga sinyal-sinyal analog yang akan dikirim, harus diubah menjadi format digital dahulu. Time division multiple access (TDMA) diperkenalkan oleh Asosiasi Industri Telekomunikasi (Telecommunications Industry Association, TIA) yang terakreditasi oleh American National Standards Institute (ANSI), adalah teknologi transmisi digital yang mengalokasikan slot waktu yang unik untuk setiap pengguna pada masing-masing saluran, dan menjadi salah satu metode utama yang digunakan oleh jaringan digital telepon seluler untuk menghubungkan panggilan telepon. Sinyal digital dari jaringan digital dihubungkan ke pengguna tertentu untuk berhubungan dengan sebuah kanal frekuensi digital tersendiri tanpa memutuskannya dengan mengalokasikan waktu. TDMA juga merupakan metode pengembangan dari FDMA yakni setiap kanal frekuensinya dibagi lagi dalam slot waktu sekitar 10 ms. Sistem ini juga didukung oleh berbagai macam pelayanan untuk pengguna terakhir seperti suara, data, faksimili, layanan pesan singkat (sms), dan pesan siaran.
Saat ini secara garis besar terdapat dua persaingan model sistem yang membagi pasar telepon seluler itu sendiri yaitu TDMA dan CDMA. Dan TDMA menjadi teknologi pilihan karena diadopsi oleh Eropa sebagai standar pada (Global System for Mobile Communications, GSM) dan Jepang dengan (Japanese Digital Cellular, JDC). Namun, pada generasi ke-tiga (3G) jaringan nirkabel, CDMA akan menjadi pilihan dibandingkan dengan TDMA.

Evolusi TDMA
• Jenis TDMA yang asli adalah IS–54, diperkenalkan pada 1998–1989 oleh TIA/CTIA (Telecommunications Industry Association). Merupakan penggabungan satu set fitur meliputi, persetujuan, ID nomor–panggilan, indikator penunggu pesan (MWI) dan privasi suara.
• IS–54B telah kadaluwarsa pada 1994 dengan memperkenalkan IS–136 yang tidak lama diikuti oleh perubahan A dan B.
• IS–136 kembali menjadi IS–54B dan bergabung dengan DCCH membuat fitur baru.
• IS–136A menaikkan IS–136 untuk menggambarkan layanan selular diantara pita frekuensi 800 MHz dan 1900 MHz. Diperkenalkan pengaktifan diluar-udara dan layanan program.
• IS–136B menyertakan perbandingan baru dari layanan meliputi SMS siaran, paket data, dan lain-lain.
Cara kerja
Setiap daerah layanan dalam sistem telepon seluler dibagi menjadi beberapa kolom. Setiap kolomnya digunakan kurang lebih satu hingga tujuh kali dari kanal-kanal yang tersedia. Kolom telepon digital merubah panggilan telepon menjadi digital sebelum berhubungan. Kolom ini menyediakan tempat yang besar dan dengan baik menaikkan kapasitas dari setiap kolom. TDMA mengambil setiap kanal dan membelahnya menjadi tiga kali celah. Setiap pembicaraan di telepon mendapat sinyal radio untuk satu hingga tiga kali, dan sistem tersebut secara cepat merubah dari satu telepon ke telepon yang lain. Hal ini diserahkan ke time-division multiplexing. Karena sinyal digital sangat ditekan, pergantian diantara tiga pembicaraan yang berbeda di telepon disempurnakan dengan tidak menghilangkan informasi . Hasilnya berupa sistem yang mempunyai tiga kali dari kapasitas sebuah sistem analog dan menggunakan kanal yang sama tanpa TDMA. Sebuah kolom yang menggunakan TDMA dapat menangani 168 penggilan yang tidak teratur secara menyeluruh. TDMA juga digunakan dalam GSM yang merupakan dasar dari PCS (Personal Communication Service). Dengan PCS, kanalnya dibagi menjadi delapan bagian. Pengoperasian TDMA membutuhkan kontrol outlink semua bagian pengatur yang berisi beberapa informasi kontrol. Pembawa outlink ini juga memiliki struktur bingkai yang menyediakan informasi waktu akurat untuk semua bagian pengontrol. Peralatan teleport sentral komputer VSAT mengatakan ke setiap situs slot waktu khusus untuk digunakan dalam struktur TDMA dan rencana informasi ini disiarkan ke semua bagian secara berkala. Rencana waktu ledakan mungkin sudah ditetapkan, sehingga setiap bagian mengalokasikan proporsi tertentu dari keseluruhan struktur waktu TDMA atau mungkin bersifat dinamis, dimana slot waktu yang ditempatkan, disesuaikan sebagai tanggapan terhadap kebutuhan lalu lintas setiap bagian.

Kelebihan TDMA dibanding teknologi telepon seluler lain

• TDMA didesain untuk digunakan di setiap lingkungan dan situasi, dari penggunaan tanpa kabel di daerah bisnis ke pengguna yang sering bepergian pada kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan (TOL).
• Keunggulan lain dari TDMA selain meningkatkan efisiensi hubungan, dibandingkan dengan teknologi seluler lain.
1. Dapat dengan mudah disesuaikan dengan transmisi data serta komunikasi suara. TDMA menawarkan kemampuan untuk membawa kecepatan data dari 64 kbps sampai 120 Mbps (diperluas dalam kelipatan 64 kbps) yang memungkinkan operator untuk menawarkan komunikasi pribadi seperti faks, voiceband data, dan layanan pesan singkat (SMS) serta aplikasi yang membutuhkan “pitalebar” secara intensif seperti multimedia dan videoconference.
2. Tidak seperti teknik spread-spectrum yang dapat mengalami gangguan di antara para pengguna yang semuanya berada pada pita frekuensi yang sama dan berhubungan pada saat yang sama, teknologi TDMA memisahkan pengguna dalam waktu, agar tidak mengalami gangguan dari hubungan simultan lainnya.
3. TDMA menyediakan daya hidup baterai yang lama.
4. TDMA menjalankan pengisian penyimpanan di stasiun dasar-peralatan, ruang dan pemeliharaan, merupakan faktor penting sebagai ukuran pertumbuhan sel yang lebih kecil.
5. Biaya penggunaan TDMA sangat efektif untuk mengubah teknologi arus sistem analog ke digital.
6. TDMA adalah satu-satunya teknologi yang menawarkan pemanfaatan yang efisien struktur sel hirarkis (HCS) menawarkan piko, mikro, dan macrocells. HCS mencakup sistem yang akan disesuaikan untuk mendukung lalu lintas tertentu dan kebutuhan pelayanan, membuat sistem kapasitas lebih dari 40-kali AMPS dapat dicapai dengan biaya yang efisien.
7. Sistem layanan TDMA sesuai dengan penggunaan dual-mode handset, karena adanya kepentingan sesuai dengan sistem analog FDMA

Kelemahan TDMA dari telepon seluler lain
Dua kekurangan utama TDMA:
• Penggunaan dari celah waktu yang sudah ditetapkan membuat sulit untuk mengendalikan panggilan ke kolom berikutnya, menambah kemungkinan dari sebuah panggilan akan terputus ketika panggilan tersebut bergerak diantara kolom – kolom.
• TDMA merupakan pokok dari penggabungan bagian-bagian distorsi, yang berdampak ketika potongan dari perbincangan melompat mengelilingi bangunan dan kesulitan lainnya seperti sikap pada saat perbincangan sampai pada telepon dari urutan.








3. CDMA (Code division multiple access)
Pengertian CDMA
CDMA adalah temuan yang lebih baru dibandingkan dengan FDMA dan TDMA. Teknik CDMA berawal pada tahun 1949 ketika Claude Shannon dan Robert Pierce (yang banyak jasanya untuk kemajuan teknologi telekomunikasi saat ini) menyampaikan ide dasar CDMA. Teknik ini merupakan temuan yang brilian karena kanal yang satu dengan lainnya tidak dibedakan dari frekuensi/FDMA atau waktu/TDMA yang secara awam lebih mudah dipahami, melainkan dengan perbedaan kode. Jadi pada CDMA, seluruh pelanggan menggunakan frekuensi yang sama pada waktu yang sama.
CDMA (juga disebut DSSS/ direct sequence spread spectrum) merupakan salah satu dari dua jenis teknik murni spread spectrum multiple access (SSMA). Jenis lainnya dikenal sebagai FHMA (frequency hopping spread spectrum). Kedua jenis ini tergolong SSMA karena sinyalnya tersebar (spread) pada spektrum pita frekuensi yang lebar. Pada CDMA, penyebaran sinyal diperoleh akibat proses perkalian data input (yang mempunyai waktu perubahan lambat) dengan kode PN (yang mempunyai waktu perubahan cepat).
Walaupun pita frekuensinya lebar, tegangan sinyal yang dihasilkan sangat kecil, menyerupai noise (bising) yang selalu menyertai gelombang radio. Sehingga apabila dimonitor oleh penerima lain, sinyal yang dipancarkan oleh pengirim berbasis CDMA hanya berupa noise (seolah-olah menunjukkan ketiadaan sinyal pancar) yang tidak mengganggu sinyal lain. Sifat CDMA yang lain adalah kemampuannya untuk tahan terhadap jamming (penutupan oleh sinyal yang lebih kuat) pada pita frekuensi sempit. Hal ini terjadi karena jamming pada pita frekuensi sempit itu tidak akan mengganggu sinyal-sinyal CDMA yang tersebar di pita frekuensi lain.
Walaupun begitu jika diterapkan pada telepon seluler, CDMA mempunyai masalah yang disebut near-far problem. Masalah ini terjadi akibat pemakaian pita frekuensi yang sama pada waktu yang sama. Akibatnya, pelanggan yang paling dekat dengan base station (BTS) akan mendominasi BTS karena sinyalnya diterima (oleh BTS) paling besar dibandingkan dengan pelanggan lain yang jaraknya lebih jauh. Bagi pelayanan yang baik, hal itu tidak diharapkan. Untuk mengatasinya dipakailah teknik power control. Teknik ini menyebabkan BTS memerintahkan ponsel pelanggan untuk mengurangi daya pancar (secara otomatis) ketika sinyalnya diterima paling besar. Sehingga seluruh pelanggan di areal cakupan BTS akan diterima dengan besar sinyal yang sama.
CDMA dapat dikombinasikan dengan teknik lain untuk menjadi teknik hibrid semacam: FCDMA yang merupakan kombinasi dari FDMA dan CDMA, TCDMA yang merupakan kombinasi dari TDMA dan CDMA. Juga ada DS-FHMA yang merupakan kombinasi dari CDMA/DSSS dengan FHMA.
Code division multiple access (CDMA) adalah sebuah bentuk pemultipleksan (bukan sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metode akses secara bersama yang membagi kanal tidak berdasarkan waktu (seperti pada TDMA) atau frekuensi (seperti pada FDMA), namun dengan cara mengkodekan data dengan sebuah kode khusus yang diasosiasikan dengan tiap kanal yang ada dan menggunakan sifat-sifat interferensi konstruktif dari kode-kode khusus itu untuk melakukan pemultipleksan.
Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi telepon selular terutama yang berkaitan dengan generasi ke-tiga (3G), CDMA menjadi teknologi pilihan masa depan.
CDMA juga mengacu pada sistem telepon seluler digital yang menggunakan skema akses secara bersama ini,seperti yang diprakarsai oleh Qualcomm.
CDMA adalah sebuah teknologi militer yang digunakan pertama kali pada Perang Dunia II oleh sekutu Inggris untuk menggagalkan usaha Jerman mengganggu transmisi mereka. Sekutu memutuskan untuk mentransmisikan tidak hanya pada satu frekuensi, namun pada beberapa frekuensi, menyulitkan Jerman untuk menangkap sinyal yang lengkap.
Sejak itu CDMA digunakan dalam banyak sistem komunikasi, termasuk pada Global
Positioning System (GPS) dan pada sistem satelit OmniTRACS untuk logistik transportasi. Sistem terakhir didesain dan dibangun oleh Qualcomm, dan menjadi cikal bakal yang membantu insinyur-insinyur Qualcomm untuk menemukan Soft Handoff dan kendali tenaga cepat, teknologi yang diperlukan untuk menjadikan CDMA praktis dan efisien untuk komunikasi seluler terrestrial.

Keuntungan CDMA
Teknologi CDMA sendiri memiliki berbagai keuntungan jika diaplikasikan dalam sistem seluler. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain :
• hanya membutuhkan satu frekuensi yang dibutuhkan untuk beberapa sektor/cell
• tidak membutuhkan equalizer untuk mengatasi gangguan spektrum sinyal
• dapat bergabung dengan metode akses lainnya, tidak membutuhkan penghitung waktu (guard time) untuk melihat rentang waktu dan penjaga pita (guard band) untuk menjaga intervensi antarkanal
• tidak membutuhkan alokasi dan pengelolaan frekuensi
• memiliki kapasitas yang halus untuk membatasi para pengguna akses
• memiliki proteksi dari proses penyadapan

Penggunaan di dalam telepon bergerak
Sejumlah istilah yang berbeda digunakan untuk mengacu pada penerapan CDMA. Standar pertama yang diprakarsai oleh QUALCOMM dikenal sebagai IS-95, IS mengacu pada sebuah Standar Interim dari Asosiasi Industri Telekomunikasi (Telecommunications Industry Association, TIA) yang terakreditasi oleh American National Standards Institute (ANSI)[1]. IS-95 sering disebut sebagai 2G atau seluler generasi kedua. Merk dagang cdmaOne dari QUALCOMM juga digunakan untuk menyebut standar 2G CDMA.
Setelah beberapa kali revisi, IS-95 digantikan oleh standar IS-2000. Standar ini diperkenalkan untuk memenuhi beberapa kriteria yang ada dalam spesifikasi IMT-2000 untuk 3G, atau selular generasi ketiga. Standar ini juga disebut sebagai 1xRTT yang secara sederhana berarti "1 times Radio Transmission Technology" yang mengindikasikan bahwa IS-2000 menggunakan kanal bersama 1.25-MHz sebagaimana yang digunakan standar IS-95 yang asli. Suatu skema terkait yang disebut 3xRTT menggunakan tiga kanal pembawa 1.25-MHz menjadi sebuah lebar pita 3.75-MHz yang memungkinkan laju letupan data (data burst rates) yang lebih tinggi untuk seorang pengguna individual, namun skema 3xRTT belum digunakan secara komersil. Yang terbaru, QUALCOMM telah memimpin penciptaan teknologi baru berbasis CDMA yang dinamakan 1xEV-DO, atau IS-856, yang mampu menyediakan laju transmisi paket data yang lebih tinggi seperti yang dipersyaratkan oleh IMT-2000 dan diinginkan oleh para operator jaringan nirkabel.
System CDMA QUALCOMM meliputi sinyal waktu yang sangat akurat (biasanya mengacu pada sebuah receiver GPS pada stasiun pusat sel (cell base station)), sehingga jam berbasis telepon seluler CDMA adalah jenis jam radio yang semakin populer untuk digunakan pada jaringan komputer. Keuntungan utama menggunakan sinyal telepon seluler CDMA untuk keperluan jam referensi adalah bahwa mereka akan bekerja lebih baik di dalam bangunan, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk memasang sebuah antena GPS di luar bangunan.
Yang juga sering dikacaukan dengan CDMA adalah W-CDMA. Teknik CDMA digunakan sebagai prinsip dari antarmuka udara W-CDMA, dan antarmuka udara W-CDMA digunakan di dalam Standar 3G global UMTS dan standar 3G Jepang FOMA, oleh NTT DoCoMo and Vodafone; namun bagaimanapun, keluarga standar CDMA (termasuk cdmaOne dan CDMA2000) tidaklah compatible dengan keluarga standar W-CDMA. Aplikasi penting lain daripada CDMA, mendahului dan seluruhnya berbeda dengan seluler CDMA, adalah Global Positioning System, GPS.Detil teknis,Dasar Matematis.

Sinyal modulasi dalam CDMA menggunakan kode untuk mengirimkan sinyal data
Sekarang, ada isu-isu tertentu di mana proses matematika ini dapat terganggu. Anggaplah bahwa satu pengirim mentransmisikan pada kekuatan sinyal yang lebih tinggi daripada yang lain. Kemudian orthogonality kritis properti bisa terganggu, sehingga sistem bisa gagal. Jadi mengendalikan kekuatan daya merupakan masalah penting dengan pemancar CDMA. A TDMA atau FDMA penerima dapat secara teori benar sewenang-wenang menolak sinyal yang kuat pada slot waktu lain atau frekuensi saluran. Hal ini tidak berlaku untuk CDMA; penolakan sinyal yang tidak diinginkan hanya parsial. Jika salah satu atau semua sinyal yang tidak diinginkan jauh lebih kuat daripada sinyal yang diinginkan, mereka akan menguasai mereka. Ini menyebabkan persyaratan umum dalam sistem CDMA kira-kira sesuai dengan berbagai tingkat kekuatan sinyal seperti yang terlihat pada penerima. Dalam CDMA seluler, stasiun basis menggunakan loop tertutup cepat skema kontrol daya untuk mengontrol ketat setiap mobile's transmit power.
Anggaplah suara itu hadir dalam saluran nol mengambil sedikit untuk beberapa nilai lain. Maka ini juga akan mengganggu orthogonality properti, dan dengan demikian menambah tingkat ekstra forward error correction (FEC) coding juga penting.
Sejauh ini, kita telah mengasumsikan bahwa waktu adalah mutlak CDMA tepat, yaitu tepat pemancar mentransmisikan pada titik-titik dalam kelipatan panjang urutan chip. Tentu saja, dalam kenyataannya, ini tidak praktis untuk mencapai, sehingga semua bentuk CDMA menggunakan spread spectrum memperoleh proses untuk memungkinkan penerima untuk mendiskriminasikan sebagian sinyal yang tidak diinginkan. Sinyal dengan kode chip yang dikehendaki dan waktu diterima, sedangkan sinyal dengan kode chip yang berbeda (atau kode penyebaran yang sama namun waktu yang berbeda offset) muncul sebagai suara wideband dikurangi dengan proses mendapatkan.
Keuntungan utama CDMA atas TDMA dan FDMA adalah bahwa kode CDMA yang tersedia berjumlah tak hingga. Hal ini membuat CDMA secara ideal cocok bagi sejumlah besar pemancar yang masing-masing menjangkitkan sejumlah kecil trafik pada selang waktu tak teratur, karena hal itu menghindari overhead untuk mengalokasi dan men-dealokasi secara terus-menerus sejumlah terbatas slot waktu ortogonal atau kanal frekuensi ke pemancar individual. Pemancar CDMA dengan begitu saja mengirim ketika mereka mempunyai sesuatu untuk dikirim dan diam ketika tidak.

Soft Handoff
Soft handoff (or soft handover) adalah salah satu inovasi dalam mobilitas dimana mungkin dilakukan dengan teknologi CDMA.Hal ini berkaitan dengan teknik atau pemindahan dari satu sel ke sel yang lain tanpa memutuskan hubungan radio kapanpun. Di dalam teknologi TDMA dan sistem analog,setiap pancaran sel pada frekuensinya sendiri,berbeda daripada sel-sel tetangganya.Jika sebuah perangkat bergerak telah mencapai batas dari sel yang melayani call sekarang,dapat dikatakan akan memutus hubungan radio dan secepatnya menyesuaikan dengan salah satu frekuensi sel-sel tetangganya dimana call telah dipindahkan oleh jaringan dikarenakan perpindahan lokasi dari peralatan bergerak tersebut.Jika peralatan bergenrak tersebut tidak bisa menyesuaikan dengan frekuensi barunya dalam sekejap,maka call akan diputus.
Didalam Sistem CDMA, satu set sel bertetangga semuanya menggunakan frekuensi yang sama untuk transmisi dan sel yang berbeda (atau base station) dalam arti adalah sebuah nomer yang disebut "PN offset",disaat time offset dari permulaan pseudo-random noise sequence yang diketahui dimana digunakan untuk menyebarkan sinyal dari base station.Dikarenakan semua sel berada pada satu frekuensi,mendengarkan pada BTS yang berbeda sekarang adalah tantangan dalam pemprosesan sinyal digital berbasis pada offset dari sekuen PN,bukan Tranmisi RF dan berdasarkan penerimaan pada frekuensi terpisah. Apabila handphone CDMA menjelajah melalui jaringan,ia mengenali offset PN dari sel bertetangga dan melaporkan kekuatan setiap sinyal kembali ke sel acuan dari hubungan percakapan (biasanya sel yang terkuat).Jika sinyal dari sebuah sel bertetangga cukup kuat,perangkat bergerak tersebut akan dihubungkan langsung pada "add a leg"' callnya dan memulai mentranmisikan dan menerima ke dan dari sel baru dalam arti ke sel (atau sel-sel)call yang baru saja digunakan. Begitu juga,jika sebuah sinyal sel melemah,maka handset akan secara langsung diputus hubungannya.Dslsm hsl ini,handset dapat bergerak dari sel ke sel dan menambah dan membuang jika diperlukan dengan tujuan untuk menjaga call hingga tanpa memutuskan hubungan. Dalam prakteknya,ada batasan-batasan frekuensi,sering antara siynal pembawa yang berbeda atau sub-jaringan.Pada keadaan ini,handset CDMA akan menggunakan jalan yang sama seperti dalam TDMA atau analog dan menjalankan sebuah perpindahan yang ekstrim dimana hal ini akan memutus hubungan dan mencoba mengambil frekuensi baru dimana ia baru saja mati.

Fitur CDMA
• Sinyal pesan pita sempit ( narrowband ) akan digandakan dengan penyebaran sinyal pita lebar ( wideband ) atau pseudonoise code
• Setiap user mempunyai pseudonoise (PN) code sendiri sendiri.
• Soft capacity limit: performansi sistem akan berubah untuk semua pengguna begitu nomer pengguna meningkat.
• Near-far problem (masalah dekat-jauh)
• Interference terbatas:kontrol daya sangat diperlukan
• lebar bandwidth menimbulkan keaneka ragaman,sehingga meggunakan rake receiver
• Akan membutuhkan semua komputer yang pernah dibuat oleh manusia diatas bumi untuk memecahkan kode dari satu setengah percakapan dalam sistem CDMA



@kusriyanti.putri  (◕‿◕✿)
Share
Tweet
Pin
Share
No comments


MENGHITUNG RESIKO MENJALANKAN USAHA

Dalam suatu usaha sebelum menjalankan usaha perlu diperhitungkan jenis resiko yang akan muncul.  Agar kelangsungan perusahaan dimasa dating dapat terjamin dengan baik, maka seorang pengusaha harus pandai dalam mengelola perusahaan dengan baik, yaitu :

A.      Mengelola fasilitas dan bahan/barang

B.      Mengelola tenaga kerja

C.      Mengelola proses produksi

D.      Memasarkan produk dan jasa

A.        Mengelola fasilitas dan bahan/barang

1.       Peranan persediaan

Untuk menunjang atau melakukan produksi suatu barang sesuai dengan permintaan atau order, sehingga kelangsungan produksi bisa berlangsung.

2.       Cara pencatatan persediaan, ada 2 cara :

a.       System periodic/fisik, yaitu pencatatan perhitungan persediaan dilakukan pada akhir periode.

b.      System perfectual/terus-menerus, yaitu pencatatan persediaan dilakukan secara terus menerus atau setiap ada transaksi yang mempengaruhi persediaan.

3.       Metode penilaian persediaan

a.       Metode FIFO (First in First Out), yaitu adanya anggapan bahwa barang yang pertama dibeli, maka barang itulah yang dikeluarkan  lebih dahulu.

b.      Metode LIFO (Last in First Out), adalah adanya anggapan bahwa barang yang terakhir dibeli, maka barang itulah yang dikeluarkan lebih dahulu.

c.       Metode Weighted Average Cost (WAC), adalah adanya anggapan bahwa barang-barang yang dikeluarkan dicatat berdasarkan harga rata-ratanya.

4.       Menyimpan barang

Kegiatan ini berfungsi untuk menentukan apakah perusahaan akan melakukan kegiatan produksi atau pada waktu kegiatan penjualan, agar dapat mengatasi kestabilan harga barang.

B.        Mengelola Tenaga Kerja

1.       Membina dan mengembangkan tenaga kerja

Yaitu melalui latihan dan pendidikan agar dapat meningkatkan produktifitas, stabilitas, dan fleksibilitas tenaga kerja serta mengembangkan pertumbuhan pribadi para pegawai perusahaan.

Pendapat para ahli tentang manfaat membina dan mengembangkan tenaga kerja, sbb :

a.       D. Yoder

1)      Untuk stabilitas para pegawai

2)      Untuk memperbaiki cara kerja

b.      A. Latenier

1)      Pegawai lebih berkembang, lebih cepat dan lebih baik

2)      Cara bekerja akan lebih baik

c.       J. Tiften

1)      Pegawai akan melaksanakan tugas lebih baik

2)      Cara bekerja lebih baik

d.      F.W. Taylor

1)      Memilih karyawan yang terbaik

2)      Melaksanakan pekerjaan lebih baik

e.      Proctor dan Thorton

1)      Menaikkan rasa puas para pegawai

2)      Memperbaiki metode dan system bekerja

3)      Mengurangi ketidakhadiran

4)      Mengurangi kecelakaan

5)      Memperbaiki komunikasi

6)      Memperbaiki kerjasama yang lebih baik

2.       Koordniasi dan Penggerakan Tenaga Kerja

Koordinasi kerja adalah menyelaraskan, menyerasikan dan menjalankan dalam tata kerja. Koordinasi kerja sangat diperlukan untuk :

a.       Mencegah adanya pemborosan

b.      Menghindari adanya bentrokan antara para pekerja

c.       Mencegah adanya perangkapan kerja dan bertumpuknya pekerjaan pada seseorang

Macam-macam koordinasi kerja :

a.       Koordinasi vertical

b.      Koordinasi horizontal

Usaha-usaha untuk mencapai koordinasi kerja :

a.       Anggota kerja dapat menerima tujuan yang sudah ditetapkan perusahaan

b.      Adanya kesempatan anggota/bawahan untuk mengemukakan ide-ide, saran-saran dll.

c.       Adanya hak suara kepada anggota sebelum proses berlangsung

d.      Adanya komunikasi antara pimpinan dengan bawahan

Prinsip-psinsip koordinasi kerja :

a.       Adanya efisiensi kerja

b.      Adanya strategi kerja

c.       Adanya kesatuan arah dan tujuan

d.      Adanya kesatuan segenap kegiatan manajemen dan pelaksana

Fungsi koordinasi kerja, yaitu :

a.       Menyelaraskan seluruh kegiatan kerja para karyawan

b.      Menyelaraskan tujuan-tujuan individu karyawan

c.       Menyejahterakan suasana kerja atau iklim kerja yang sehat

d.      Menciptakan keseimbangan tugas dan hak setiap bagian dalam organisasi perusahaan

e.      Menciptakan efisiensi kerja yang tinggi

Tehnik-tehnik koordinasi kerja :

a.       Pertemuan resmi (formal)

b.      Pertemuan tidak resmi (informal)

3.       Tehnik-tehnik Komunikasi yang Efekftif, yaitu :

a.       Memilih pokok persoalan yang akan dikomunikasikan

b.      Berkomunikasi diiringi dengan bantuan gerak-gerik yang menyenangkan

c.       Menyesuaikan situasi dan kondisi dengan lawan bicara

d.      Menangani setiap reaksi, saran, usulan dari lawan komunikasi

e.      Menghargai dan menghormati lawan komunikasi dengan baik

Ada 3 macam keterangan dan ide-ide di dalam komunikasi efektif secara structural, yaitu :

a.       Komunikasi ke bawah (downward communication)

b.      Komuniaksi ke atas (upward communication)

c.       Komunikasi mendatar (horizontal comuniacation)

Prinsip-prinsip komunikasi yang efektif :

a.       Prinsip motivasi

b.      Prinsip perhatian

c.       Prinsip keindahan

d.      Prinsip pengertian

e.      Prinsip ulangan

f.        Prinsip kegunaan

4.       Menciptakan Iklim Kerja yang Sehat

Yaitu dengan cara seorang pimpinan perusahaan harus dapat menciptakan dan mengembangkan :

a.       Hubungan yang baik antar pegawai dan pimpinan secara manusiawi

b.      Suasana kerja yang menyenangkan dan menarik, serta tidak memperlakukan tenaga kerja seperti mesin atau robot

c.       Pengakuan dan penghargaan atas pelaksanaan tugas karyawan

d.      Perlindungan terhadap tenaga kerja dalam kesehatan dan keselamatan kerja

e.      Ruangan tempat kerja yang bersih dan rasa aman

f.        Jaminan kesejahteraan social yang layak

g.       Menjalankan hak dan kewajiban secara baik

Dalam rangka menciptakan iklim kerja yang sehat, setiap perusahaan hendaknya menganggap tenaga kerja sebagai teman seperjuangan di dalam :

a.       Proses produksi

b.      Mencari keuntungan

c.       Pertanggungjawaban

d.      Senasib sepenanggungan usaha

5.       Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Keselamatan dan kesehatan kerja adalah daya upaya yang ditujukan untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah setiap tenaga kerja di perusahaan.

Langkah-langkah pencegahan terhadap gangguan dalam keselamatan dan kesehatan kerja dalam perusahaan antara lain:

a.       Preventif adalah usaha mencegah sumber-sumber bahaya yang terdapat di tempat kerja. Adapun langkah pencegahannya sbb:

1)      Subtitusi

2)      Isolasi

3)      Pemakaian alat pelindung perorangan

4)      Mengenal sumber bahaya dan alat pelindung

5)      Pengendalian secara teknis

6)      Latihan dan pendidikan

7)      Petunjuk dan peringatan di tempat kerja

b.      Represif, adalah usaha mengatasi kejadian-kejadian yang disebabkan oleh sumber-sumber bahaya yang terdapat di tempat kerja.

C.      Pengelolaan Proses Produksi

1.       Pengertian proses produksi

Proses produksi adalah metode dan teknik untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa dengan menggunakan sumber-sumber (tenaga kerja, mesin, bahan-bahan, dan dana) yang ada.

Untuk melaksanakan proses produksi perlu memperhatikan hal-hal sbb:

a.       Masalah intern perusahaan adalah masalah yang datangnya dari dalam perusahaan sendiri, seperti mesin-mesin, bahan baku, tenaga kerja, dan sebagainya.

b.      Masalah ekstern perusahaan adalah masalah yang datangnya dari luar peusahaan, seperti keadaan politik, ekonomi, resesi, inflasi, deflasi, kebijaksanaan pemerintahan, dan sebagainya.

Perencanaan proses produksi adalah suatu proses kegiatan usaha untuk menciptakan kegunaan atau manfaat suatu barang untuk memenuhi kebutuhan para konsumen.

2.       Sifat produksi

a.       Proses produksi yang terputus-putus dilakukan berdasarkan atas jumlah pelaksanaan yang diterima perusahaan. Jumlah produksi dibuat pada umumnya sedikit, sehingga perencanaan proses produksi yang dibuat tidak berdasarkan pada ramalan penjualan tetapi berdasarkan pesanan produk yang masuk.

b.      Proses produksi yang terus-menerus dilakukan berdasarkan ramalan penjualan produk. Disini kegiatan produksi tidak dilakukan atas dasar pesanan, tetapi untuk memenuhi pasar dan dalam jumlah produksi yang besar.

3.       Ciri perencanaan proses produksi

a.       Menyangkut kegiatan masa mendatang

b.      Mempunyai jangka waktu tertentu

c.       Mempersiapkan tenaga kerja, mesin, bahan baku, metode pengerjaan, modal, dan sebagainya

d.      Dapat menentukan jumlah, jenis, kualitas, warna, ukuran, dan bentuk produk.

4.       Syarat perencanaan proses produksi

a.       Disesuaikan dengan tujuan usaha

b.      Sederhana, dapat dipahami, dan dapat dilaksanakan.

c.       Memberikan analisis dan klasifikasi kegiatan.

5.       Tujuan perencanaan proses produksi

a.       Mengubah bahan baku menjadi bahan jadi.

b.      Mendapatkan laba

c.       Menggunakan fasilitias produk

d.      Menguasai pasar tertentu

e.      Melaksanakan kerja secara efektif dan efisien

6.       Faktor-Faktor perencanaan proses produksi

a.       Menfaat produk bagi konsumen

b.      Permintaan pasar terhadap produk

c.       Potensi usaha seorang wirausahawan untuk memengaruhi keuntungan

d.      Fasilitas operasi proses produksi

e.      Kekuatan persaingan dari perusahaan lain

f.        Kemampuan distribusinya

g.       Pengembangan produk pada masa yang akan datang

7.       Persiapan Perencanaan Proses Produksi

a.       Prosedur persiapan

b.      Penyajian gagasan

c.       Analisis gagasan

d.      Percibaan produk

e.      Uji coba produk

f.        Tahap komersalisasi

8.       Langkah Perencanaan Proses Produksi

a.       Kapan kegiatan operasi produksi/jasa itu akan dimulai

b.      Berapa banyak pekerja yang dibutuhkan

c.       Alat dan perlengkapan yang dibutuhkan

d.      Tingkat persediaan barang yang dibutuhkan

e.      Produk apa yang akan diproses

f.        Berapa jumlah barang yang akan diproduksi

g.       Berapa jumlah dana yang akan dibutuhkan

9.       Menetapkan Skala Produksi

Seorang wirausahawan harus memikirkan dan menetapkan skala produksi yang meliputi:

a.       Rangkuman pelaksanaanya

b.      Progam kegiatan

c.       Analisis situasi

d.      Anggaran biaya

e.      Tujuan dan sasaran

f.        Alat-alat pengendalian

g.       Pengawasan kegiatan

h.      Strategi penjualan dan pemasaran

i.         Strategi kegiatan

10.   Perencanaan system produksi

Dari penetapan system produksi yang sudah ditelaah dengan seksama akan diperoleh hal berikut:

a.       Perencanaan produk

b.      Perencanaan lokasi pabrik

c.       Perencanaan letak fasilitas produksi

d.      Perencanaan lingkungan kerja yang meliputi:

1)      Masalah pelayanan karyawan perusahaan

2)      Masalah kondisi kerja perusahaan

3)      Masalah hubungan karyawan

11.   Menetapkan system pengendalian produksi

Penetapan sstem pengendalian produksi merupakan suatu kegiatan yang meliputi:

a.       Pengendalian proses produksi

b.      Pengendalian biaya produksi

c.       Pengendalian bahan baku

d.      Pengendalian kualitas produksi

e.      Pengendalian tenaga kerja

f.        Pengendalian pemeliharaan

12.   Macam-macam biaya produksi

a.       Biaya tetap

b.      Biaya variable

c.       Biaya semi variable

13.   Unsur-unsur biaya produksi

a.       Biaya bahan langsung

b.      Biaya upah langsung

c.       Biaya tidak langsung

14.   Tahap-tahap Perencanaan Proses Produksi

a.       Routing adalah menetapkan dan menentukan urut-urutan proses produksi mulai dari bahan mentah sampai menjadi produk akhir.

b.      Scheduling adalah menetapkan dan menentukan jadwal kegiatan proses produksi yang disinergikan dalam suatu kesatuan.

c.       Dispatching adalah menetapkan dan menentukan proses pemberian perintah untuk mulai melaksanakan operasi proses produksi yang sudah direncanakan di dalam routing dan scheduling

d.      Follow-up adalah menetapkan dan menentukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi penundaan dalam proses produksi serta mendorong terkoordinasinya seluruh perencanaan operasi proses produksi

D.      Memasarkan Produk atau Jasa

Pemasaran memegang peranan penting karena untuk mengetahui berapa jumlah produk yang terjual selama jangka waktu yang telah dilakukan atau ditentukan pengusaha. Tetapi dalam pemasaran juga perlu melaksanakan penelitian untuk calon pembeli penting sekali bagi perusahaan.

1.       Pengertian Pemasaran

Beberapa pengertian pemasaran menurut beberapa ahli:

a.       Philip Kotler

Pemasaran adalah serangkaian kegiatan manusia yang ditujukan untuk memperlancar serta menyempurnakan pertukaran. Definisi pemasaran pendapat Philip Kotler mengandung pengertian adanya:

1)      Kegiatan manusia

2)      Yang dipertukarkan

3)      Pembeli dan penjual

b.      D.W. Foster

Pemasaran adalah suatu proses yang sistematik, berurutan dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan usaha. Pemasaran adalah suatu filsafat yang menyatakan bahwa perusahaan harus dipengaruhi oleh pasarnya (oleh konsumennya) dan bukan oleh fasilitas produksi atau teknik yang dimilikinya.

c.       William J. Stanton

Prmasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan, baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.

d.      Maynard dan Beckman

Pemasaran adalah segala usaha barang dan jasa dari sektor produksi ke sektor konsumsi. 

e.      Charles F. Philips dan Delbert J. Duncan

Pemasaran adalah segala kegiatan untuk menyampaikan barang-barang ke tangan konsumen industri.

f.        Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Pemasaran adalah usaha mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen yang menjelmakannya, sehingga menjadi produk atau jasa.

2.       Pendekatan dalam Pemasaran

a.       Pendekatan dari sudut lembaga (institusional approach).

b.      Pendekatan dari sudut fungsi (fungsional approach).

c.       Pendekatan serba barang (commodity approach).

d.      Pendekatan dari sudut teori ekonomi (theoretical economic approach).

e.      Pendekatan dari sudut manajemen (management approach).

f.        Pendekatan system total (total system approach).

3.       Prinsip-Prinsip Pemsaran

a.       Pendekatan yang dilakukan

b.      Kualitas barang

c.       Kuantitas produksi

d.      Pendekatan saluran distribusi

e.      Pendekatan pelayanan

f.        Pendekatan orientasi laba

g.       Pendekatan orientasi pasar

h.      Pendekatan differensiasi harga

i.         Pendekatan khusus

Faktor-faktor dalam prinsip pemasaran :

a.       Organisasi yang melakukan tugas-tugas kegiatan pemasaran

b.      Barang-barang dan jasa yang akan dipasarkan

c.       Pasar yang akan dituju

d.      Perantara yang membantu dalam pertukaran barang dan jasa

e.      Faktor lingkungan lainnya.

Tugas manajer pemasaran:

a.       Mempelajari keinginan dan kebutuhan konsumen

b.      Mengembangkan konsep produk yang dapat memuaskan konsumen

c.       Mengadakan pengujian terhadap konsep produk

d.      Membuat desain produk yang sesuai dengan perkembangan zaman

e.      Mengembangkan bungkus dan merek.

f.        Menetapkan harga yang sesuai dengan daya beli konsumen

g.       Mengatur distribusi barang dan jasa

h.      Menciptakan komunikasi pemasaran barang dan jasa

i.         Mengawasi dan memeriksa penjualan barang dan jasa

j.        Memperhatikan rasa kepuasan para konsumen terhadap barang dan jasa

4.       Tujuan Pemasaran

a.       Melaksanakan kegiatan pemasaran antara produsen dengan konsumen

b.      Menetapkan saluran distribusi yang baik agar barang-barang dan jasa sampai ke tangan konsumen dengan cepat dan tepat pada waktunya

c.       Meneliti sumber-sumber produk yang dibutuhkan konsumen

d.      Mengolah bahan mentah menjadi barang jadi yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen

5.       Perkembangan Pemasaran

Terjadi karena adanya:

a.       Kebutuhan konsumen yang semakin meningkat

b.      Lembaga pemasaran yang semakin berkembang

c.       Kestabilan pemasaran yang semakin baik

d.      System pemasaran yang semakin mantap

6.       Fungsi-Fungsi Pemasaran

Menurut Duddy dan Revzon :

a.       Fungsi pembelian (buying)

b.      Fungsi penjualan (selling)

c.       Fungsi pengangkutan (transportation)

d.      Fungsi penyimpanan (storage)

e.      Fungsi standarisasi (standardization)

f.        Fungsi pembiayaan (financing)

g.       Fungsi perhubungan (communication)

h.      Fungsi menanggulangi risiko (risk bearing)

7.       Sistem Pemasaran

System pemasaran yang dijalankan perusahaan adalah sbb:

a.       Lingkungan makro ekstern

1)      Demografi                                                         4)  Politik dan Hukum

2)      Kondisi Perekonomian                                                5)  Teknologi

3)      Social budaya                                                   6)  Persaingan

b.      Lingkungan mikro ekstern terdiri dari: pasar, penyedia, dan perantara pemasaran

c.       Sumber-sumber bukan pemasaran yang dapat mempengaruhi system pemasaran adalah lokasi perusahaan, riset, dan pengembangan

d.      Marketing mix, merupakan variable-variabel yang dipergunakan oleh setiap perusahaan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan para konsumen. Adapun variable-variabel yang terdapat di dalam marketing mix adalah produk, distribusi, harga, dan promosi.

8.       Perbedaan Pemasaran dan Penjualan

Faktor-faktor saling memengaruhi dalam pemasaran adalah:

a.       Organisasi pemasaran

b.      Sesuatu yang sedang dipasarkan

c.       Pasar

d.      Perantara

e.      Distribusi dan transportasi

Tujuan dari pemasaran:

a.       Memberikan kepuasan terhadap konsumen

b.      Mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen

c.       Mengatur distribusi dan transportasi

Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam penjualan adalah:

a.       Kemampuan penjual

b.      Kondisi pasar

c.       Modal

d.      Organisasi perusahaan

Tujuan dari penjualan untuk :

a.       Mencapai volume dalam penjualan

b.      Mendapatkan laba yang optimal

c.       Menunjang pertumbuhan pemasaran

Perbedaan pemasaran dengan penjualan adalah:

Pemasaran
   

Penjualan

1.       Tekanannya pada keinginan dan kebutuhan konsumen terhadap produk perusahaan.
   

1.       Tekanannya pada produk yang dibutuhkan oleh perusahaan

2.       Bagaimana menyerahkan produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen
   

2.       Bagaimana menjual produk kepada para konsumen.

3.       Berorientasi pada laba
   

3.       Berorientasi pada volume penjualan barang dan jasa

4.       Berorientasi pada hasil jangka panjang
   

4.       Berorientasi pada hasil jangka pendek

9.       Elemen-Elemen Pemasaran

a.       Berorientasi kepada konsumen/pembeli/pasar. Orientasi ini harus:

1)      Menentukan keinginan dan kebutuhan konsumen

2)      Memilih kelompok pembeli tertentu sebagai sasaran penjualan

3)      Menentukan progam pemasaran yang baik

4)      Mengadakan penelitian pada konsumen tentang karakter dan sikap

5)      Menetukan dan melaksanakan strategi pemasaran

b.      Volume penjualan yang menguntungkan

Dengan laba yang diperolehnya maka perusahaan dapat:

1)      Menggunakan kemampuan pemasaran yang benar dan baik

2)      Memberikan kepuasan kepada konsumen

3)      Memperkuat kondisi perekonomian Negara

c.       Koordinasi dan integrasi kegiatan pemasaran

Pemasaran yang terkoordinir dengan baik dapat memberikan rasa kepuasan kepada semua pihak. Di dalam mengkoordinir pemasaran harus menyangkut masalah produk, masalah harga, masalah distribusi, masalah promosi dan lain sebagainya.

10.   Kegiatan Pemasaran

Kegiatan pemasaran barang dan jasa akan menyangkut masalah sbb:

a.       Menyelidiki dan mengetahui apa yang diinginkan konsumen

b.      Merencanakan dan mengembangkan sebuah produk untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen

c.       Menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan produk.

Secara lebih rinci kegiatan pemasaran mencakup:

a.       Kegiatan transaksi

·         Pembelian

·         Penjualan

b.      Kegiatan suplai fisik

·         Pengangkutan

·         Pergudangan

c.       Kegiatan penunjang

·         Penjualan

·         Penanggungan risiko

·         Informasi pasar

·         Standarisasi

·         Pembelanjaan

11.   Kelemahan dan Kegagalan dalam Pemasaran

Unsur-unsur terjadinya kegagalan dalam pemasaran sbb:

a.       Perubahan dalam organisasi pemasaran

b.      Kekacauan dalam perubahan maetode pemasaran

c.       Kegagalan dalam merumuskan pemasaran

Faktor-faktor penyebab kegagalan dalam pemasaran sbb:

a.       Produk yang tidak dapat memuaskan konsumen

b.      Produk yang lamban pertumbuhannya

c.       Pola pembelian barang yang berubah-ubah

d.      Organisasi dan metode pemasaran yang tidak tetap

e.      Sikap dan gaya manajemen pemasaran yang salah

f.        Persaingan yang semakin meningkat dan tidak sehat

Akibat dari kelemahan dan kegagalan dalam pemasaran sbb:

a.       Barang-barang perusahaan itu tidak akan laku

b.      Barang-barang perusahaan itu tidak disenangi oleh konsumen

c.       Modal kerja perusahaan itu akan tertanam lama pada barang

d.      Perusahaan itu akan kehilangan kepercayaan dari pihak ketiga

e.      Perusahaan itu akan mencapai suatu keuntungan yang sudah ditentukan

f.        Kontinuitas perusahaan tidak akan terjamin atau akan terganggu

 @putri_kus (◕‿◕✿)

14 november 2013



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Older Posts

The Owner

The Owner

About The Owner

Hi! I'm putri (line 96), a happy girl
with much dream at my brain. This is the place where I share a bit about
story of my life.
If you want to contact me, feel free to drop me a hay at putri3dk@gmail.com

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

My Recent Post

Hashtag

  • #2015
  • #2017
  • #2019
  • #jakarta

Postingan Populer

  • ERP di Perusahaan Indonesia
    Yuhuu anyyeong haseyo.. Akhir awali 2017 dengan topik ERP..sungguh kangen hati ini untuk berramah tamah dengan kalian tunggu update s...
  • EXAM SAP
    Helloo..Welcome back to my blog *sambil bayangin kak Suhay ngomong pas opening vlog ya hihi oke good people kali ini aku mau shar...
  • Penjadwalan Disk
    Penjadwalan Disk Salah satu tanggung jawab sistem operasi adalah menggunakan hardware dengan efisien. Khusus untuk disk drives, efisiensi ...
putri.kusiyanti. Diberdayakan oleh Blogger.

Visitor

website counter
Stats For Free

Followers

Created with by ThemeXpose